pic
[youtube zPnUIrFgQZM nolink]...
pic
[youtube dU7dyrGCcB0&feature=related nolink]...
pic
Bagi Simon Santoso penampilannya saat kejuaraan bulutangkis perebutan Piala Sudirman 2011 di Qingdao, China bulan Mei lalu mungkin merupakan penampilan terburuknya sepanjang karir bulutangkisnya. Betapa tidak, Simon yang pernah masuk peringkat sepuluh besar dunia dan pernah membantai jago-jago dunia seperti baru belajar main bulutangkis saat menghadapi pebulutangkis Jepang, Kenichi Tago. (1693 klik) Edy Prasetyono: ‘’Ukuran Prestasi Bangsa Pada Tiga Bidang’’ Rabu, 27-Juli-2011, 04:06:13 Prestasi suatu bangsa bisa dilihat dari tiga bidang yang dikuasai yaitu teknologi dan aplikasi...
pic
pic
Ratusan Suporter KAMPAK Lakukan Unjuk Rasa May 28, '08 3:49 PM untuk semuanya Ratusan suporter tim PSMS Medan yang tergabung dalam KAMPAK FC, siang tadi berunjukrasa ke kantor DPRD kota Medan. Mereka menuntut agar tim PSMS, tetap bertanding di Stadion Teladan Medan. Para suporter ini juga mengecam MOU PSMS Medan dengan investor, yang dituding sebagai bentuk lain dari penjualan PSMS kepada pihak ketiga.Para supporter ini juga membawa keranda, sebagai simbol matinya tim PSMS di mata masyarakat. Dalam orasinya, para suporter tersebut menilai perjanjian kerjasama...
Jul

28

badminton
Posted by vyqiu9

embedded by Embedded Video

Jul

28

embedded by Embedded Video

Jul

28

Bagi Simon Santoso penampilannya saat kejuaraan bulutangkis perebutan Piala Sudirman 2011 di Qingdao, China bulan Mei lalu mungkin merupakan penampilan terburuknya sepanjang karir bulutangkisnya. Betapa tidak, Simon yang pernah masuk peringkat sepuluh besar dunia dan pernah membantai jago-jago dunia seperti baru belajar main bulutangkis saat menghadapi pebulutangkis Jepang, Kenichi Tago. (1693 klik)

Edy Prasetyono: ‘’Ukuran Prestasi Bangsa Pada Tiga Bidang’’
Rabu, 27-Juli-2011, 04:06:13
Prestasi suatu bangsa bisa dilihat dari tiga bidang yang dikuasai yaitu teknologi dan aplikasinya, olahraga dan seni. Bangsa yang maju akan berlomba pada tiga bidang tersebut.  (257 klik)

Jul

28

gambar voli ball
Posted by vyqiu9
Jul

28

unjuk rasa kampak
Posted by vyqiu9
Entri Blog Ratusan Suporter KAMPAK Lakukan Unjuk Rasa May 28, ’08 3:49 PM
untuk semuanya
Ratusan suporter tim PSMS Medan yang tergabung dalam KAMPAK FC, siang tadi berunjukrasa ke kantor DPRD kota Medan. Mereka menuntut agar tim PSMS, tetap bertanding di Stadion Teladan Medan. Para suporter ini juga mengecam MOU PSMS Medan dengan investor, yang dituding sebagai bentuk lain dari penjualan PSMS kepada pihak ketiga.Para supporter ini juga membawa keranda, sebagai simbol matinya tim PSMS di mata masyarakat. Dalam orasinya, para suporter tersebut menilai perjanjian kerjasama dengan investor sebagai bentuk nyata penjualan PSMS kepada pihak ketiga. Hal itu terbukti, dengan tidak bertandingnya tim berjuluk Ayam Kinantan, di Stadion Teladan Medan. Mereka juga mendesak agar pemerintah Kota Medan, untuk memperbaiki Stadion Teladan, dan meminjamkannya kepada PSMS untuk bertanding.

Anggota dewan yang menerima pengunjukrasa,akan merekomendasikan agar pengurus PSMS meninjau ulang MOU dengan pihak investor, dan meminta agar pengurus menjamin pertandingan PSMS di Liga Super akan berlangsung di Stadion Teladan Medan.

Sebelumnya Stadion Teladan, dinyatakan tidak layak sebagai lokasi pertandingan Liga Super oleh Badan Liga Indonesia (BLI), Akibatnya PSMS yang meraih runner up Liga Djarum 2007, tak dapat bertanding di Stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Utara.

 

Entri Blog Bobotoh Persib Minta Launching Ulang May 28, ’08 3:48 PM
untuk semuanya
Bandung – Boboh Persib mendesak manajemen tim melakukan launching ulang. Pasalnya peluncuran tim yang dilakukan Sabtu silam tidak sesuai harapan. Kesan launching yang seharusnya meriah tak terasa sama sekali. Semuanya serba kacau karena launching keluar dari rencana yng telah diatur. Penyebabnya adalah acara berbentutan dengan pembukaan Porkot Bandung 2008.Pembukaan Porkot yang semula dijadwalkan pukul 12.00 WIB molor sampai pukul 14.00 WIB. Acara launching itu sendiri baru dimulai pada pukul 15.00 WIB dan hanya diisi pemanggilan pemain Persib satu persatu ke atas panggung yang ditandai dengan memamerkan kostum masing-masing.

Sialnya, saat launching hujan lebar mengguyur Stadion Siliwangi. Akibatnya tak semua pemain dipanggik naik ke panggung. Peragaan kostum Persib yang sejatinya dilakukan para model pun urung dilaksanakan. (Topskor)

 

Entri Blog 10 Pemain Timnas Dikembalikan kepada Klub May 28, ’08 3:44 PM
untuk semuanya
Pelatih Timnas Senior, Benny Dollo, akhirnya memutuskan mengembalikan sepuluh pemain kepada klubnya. Kesepuluh pemain tersebut adalah; Yandri Christian Pitoy (Persipura) Paulo Rumere (Persipura), Christian Warobay (Sriwijaya FC), Nova Ariyanto (Persib Bandung), Suwitha Pata (Persib Bandung), Usep Munandar (Persik Kediri), Mahyadi Panggabean (Persik Kediri), Legimin Raharjo (Persik Kediri), Glenn Poluakan (Persibom) dan Ardan Aras (Pelita Jaya).Sementara itu dari 23 pemain yang akan mengikuti TC di Surabaya, sebagai persiapan jelang uji coba internasional terdapat satu wajah baru yang akan ikut bergabung TC di Surabaya. Adalah Isnan Ali, pemain Sriwijaya FC, yang menjadi pilihan Bendol.

“Semua pemain yang dipulangkan sudah berdasarkan hasil pemantauan pelatih. Uji coba lawan Muenchen merupakan pemantauan terakhir kami terhadap perkembangan para pemain. Namun, pemulangan ini sifatnya hanya sementara karena semuanya masih dalam pemantauan kami,” kata Benny Dollo, kepada antvsports.com.

Sementara itu, Badan Tim Nasional telah mengirimkan surat pemanggilan terhadap 23 pemain untuk segera bergabung pada tanggal 1 Juni mendatang di Surabaya. Timnas dijadwalkan melakukan pertandingan uji coba internasional melawan Malaysia (6/6) dan Vietnam (11/6). Kedua pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora 10 November Surabaya.

 

Entri Blog Stadion PSMS akan Pindah ke Penang Malaysia May 28, ’08 3:41 PM
untuk semuanya
Meski telah dinyatakan lolos verifikasi oleh Badan Liga Indonesia (BLI) sebagai klub profesional untuk tampil di Liga Super, tim PSMS Medan, tampaknya belum benar-benar bisa bernafas lega.Pasalnya, tim berjuluk Ayam Kinantan itu, masih harus dihadapkan dengan buruknya kondisi Stadion Teladan, yang menjadi markas PSMS selama ini. Apalagi BLI secara tegas menolak stadion tersebut menjadi kandangnya PSMS Medan di ajang Liga Super.

Untuk mengatasi hal itu, pengelolo PSMS, Sihar Sitorus, mencoba melakukan langkah terobosan yang mengejutkan. Sihar, berencana memboyong PSMS untuk menggelar laga kandang PSMS ke Stadion Penang, Malaysia, sebagai pengganti Stadion Teladan.

Menurutnya, Penang sendiri hanya berjarak 40 menit penerbangan dari Medan. Sedangkan alasan lainnya mengapa menunjuk Penang, karena menurutnya, kota tersebut menjalin kerjasama Sister City dengan Medan.

berikut diatas adalah berita yang ada di situs antvsports saya mau kasih komentar tentang berita tersebut sepertinya apabila psms pindah ke malaysia berarti liga kita tidak murni di indonesia ini sangat riskan sekali brarti klo kita ingin nonton kesana harus memakai paspor mungkin sangat sulit. mungkin untuk pengurus psms agar bisa diperhatikan kembali keinginannya untuk pindah kandang

ini sepak bola indonesia maennya juga d indonesia ini sama saja menunjukan kekurangan tim anda.

 

Entri Blog liga super indonesia 2008 masih belum jelas May 28, ’08 2:53 PM
untuk semuanya
mungkin bwat para pecinta sepakbola indonesia ini sangat riskan sekali karena masih ada ketidakjelasan tentang liga super indonesia. seperti yang saya baca di media cetak dan saya lihat di media elektronik kmarin bli masih belum bisa menetapkan keanggotan liga super indonesia 2008. karena bli sebelumnya memberikan kesempatan 18 team anggota liga super. ternyata setelah di verifikasi yang lolos hanya 16 itupun masih ada lolos bersyarat karena adanya masalah dalam fasilitas club. sampai skrg bli belum menetapkan apakah harus ada 2 tim pengganti yang telah dicoret dari peserta liga super atau tetap menjalankan 16 team saja.kami mohon agar bli bisa menyelesaikan permasalahan ini dan tetap melaksanakan liga super sebagaimana mestinya.. supaya kita dapat menyasikkan tim2 kesayangan masyarakat indonesia. terima kasih

 

Entri Blog admin says “sorry” May 28, ’08 2:45 PM
untuk semuanya
sebelumnya kami meminta maaf kepada para penikmat situsini karena berita kita  kemarin sempat terhenti dan aktivitas di situs ini sempat vacum jadi kami meminta maaf yang sebesar-besarnya tapi sekarang kami akan aktif lagi semoga situs ini bisa jadi pedoman bwat kalian semua.. kelengkapan situs ini pun masih di bantu dari beberapa berita dari temen2 media. pokoknya ini semua kami lakukan untuk pecinta sepakbola indonesia.. terima kasih maju terus sepak bola indonesia

 

Entri Blog Sriwijaya FC Juara Liga Djarum Indonesia 2007 Feb 11, ’08 11:55 AM
untuk semuanya
Kesebelasan Sriwijaya FC akhirnya berhasil keluar sebagai juara Liga Djarum Indonesia 2007. Gelar tersebut diraih setelah berhasil mengalahkan PSMS Medan 3-1 dalam pertandingan grand final Liga Djarum Indonesia 2007 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (10/2).Dalam pertandingan yang tertutup untuk penonton tersebut, kedua kesebelasan menampilkan permainan menyerang. Para pemain tetap tampil bersemangat meski tanpa didukung langsung oleh suporternya masing-masing.

Sriwijaya yang memiliki tekad kuat untuk menyandingkan gelar Copa Dji Sam Soe dengan Liga Djarum Indonesia 2007, langsung tampil menekan sejak menit pertama. Serangan lebih banyak di awali dari sektor sayap kiri yang ditempati oleh Zah Rahan. Permainan tik- tak, satu dua sentuhan diperagakan dengan cantik oleh para pemain Sriwijaya.

Hal sebaliknya dilakukan oleh kubu PSMS Medan. Tim asuhan pelatih Fredy Mulli ini lebih banyak melakukan permainan umpan langsung ke lini depan yang diisi oleh Saktiawan Sinaga dan James Koko Lomell.

Terus menerus ditekan, akhirnya gawang PSMS yang dikawal oleh Markus Harison bobol juga. Berawal dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Zah Rahan di sisi kanan pertahanan PSMS, pada menit ke-15, Obiora berhasil memperdaya kiper Markus Harison. Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Gol tersbeut ternyata membuat pemain PSMS berusaha untuk keluar menyerang lebih cepat lagi. Dengan mengandalkan Gustav Chena, semua serangan PSMS selalu dialirkan oleh gelandang asal Argentina tersebut. Namun penjagaan yang begitu rapat dari lini pertahanan Sriwijaya FC yang dikomadoi kapten Renato Elias, membuat usaha PSMS selalu gagal.

Tercatat PSMS beberapa kali mengancam gawang Feri Rotinsulu melalui tendangan bebas Gustav Chena maupun aksi individu Saktiawan dan James Koko. Hingga pertandingan babak pertama berakhir, kedudukan tetap 1-0 untuk Sriwijaya FC.

Satu menit jelang babak pertama berakhir, PSMS Medan harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Murpy Kumonple menerima kartu kuning kedua dalam pertandingan ini. Hukuman itu diberikan setelah Murpy menarik kaos pemain Sriwijaya FC, Obiora.

Di babak kedua, permainan berlangsung lebih terbuka. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Beberapa peluang pun tercipta, namun kehebatan Markus dan Feri Rotinsulu benar – benar teruji dalam pertandingan ini.

Semangat pantang menyerah yang diperlihatkan oleh PSMS Medan akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke 68, James Koko Lomell berhasil menjebol gawang Feri Rotinsulu memanfaatkan umpan dari Formento. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1. bagi kedua kesebelasan. Gol tersebut ternyata menjadi yang terakhir dalam 90 menit pertama pertandingan. Hingga wasit Purwanto membunyikan peluit panjang tanda pertandingan usai, skor tetap 1-1. Pertandingan pun dilanjutkan lewat adu tendangan penalti.

Permaina terbuka tetap terjadi dalam babak perpanjangan waktu. Silih berganti kedua tim melancarkan serangan. Namun, lagi – lagi penampilan dua kiper timnas Indonesia, Markus dan Feri, berhasil mementahkan semua peluang yang ada.

Sebuah gol emas akhirnya berhasil dilesakkan oleh striker Sriwijaya Fc, Keith Kayamba. Gol tersebut tercipta hanya beberpa menit setelah babak kedua perpanjangan waktu dimulai. Tertinggal 1-2, membuat PSMS melancarkan serangan ftontal. Hampir saja PSMS berhasil menyamakan kedudukan. Sayang, gol James Koko Lomell dianulir wasit karena terlebih dahulu terjebak offside. Usaha serangan frontal PSMS akhirnya malah membuat jarak ketinggalan menjadi bertambah. Zah Rahan menambah keunggulan Sriwijaya FC menjadi 3-1, setelah tendangannya menjebol gawang PSMS yang kosong karena ditinggal kiper Markus Harison yang ikut maju ke depan. Pertandingan pun berakhir 3-1 untuk kemenangan Sriwijaya FC.

Sriwijaya FC akhirnya berhasil mewujudkan ambisinya mengawinkan dua gelar supremasi tertinggi sepakbola Indonesia. Setelah menjaurai Copa Dji Sam Soe, kini im asuhan pelatih Rahmad Dermawan ini menggondol juara Liga Djarum Indonesia 2007.

 

Entri Blog Walau Tanpa Penonton, Final Tetap Dijaga Ketat Feb 11, ’08 11:54 AM
untuk semuanya
Sekitar delapan ratus personil siap mengamankan jalannya partai final Liga Indonesia 2007, yang mempertemukan tim PSMS Medan melawan Sriwijaya FC, di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Minggu (10/2). Padahal partai final ini berlangsung tanpa penonton.Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes (Pol) Dade Achmad, hal ini dilakukan karena partai ini termasuk event besar, yang tentunya akan mengundang banyak resiko. “Sekitar delapan ratus suporter memang kami siapkan walaupun pertandingan final ini tidak dihadiri penonton. Tapi pengamanan harus tetap optimal karena ini event besar,” kata Dade Achmad di Bandung, kepada tim antvsports.com. di Bandung.Menurut Dade, personil yang diturunkan merupakan gabungan antara Polda Jabar, Polres Bandung, Polwiltabes Bandung, Brimob dan unsur TNI. Pengamanan dilakukan dalam beberapa ring sesuai dengan standar pengamanan pertandingan sepak bola tingkat nasional

 

Entri Blog Suporter PSMS dan Sriwijaya Gelar Nobar Feb 11, ’08 11:53 AM
untuk semuanya
Kekecewaan jelas masih tersirat dari kubu pendukung kedua tim yang melaju ke final Liga Indonesia, Jumat (10/2) yakni suporter tim PSMS KAMPAK FC dan suporter tim Sriwijaya FC yang bernama Sriwijaya Mania Sumsel.Sebab hingga berita ini diturunkan, kedua pentolan suporter pendukung belum juga mendapat penjelasan dari pihak PSSI, soal kejelasan nasib mereka. Hal itu diungkapkan Anton, Sekjen KAMPAK FC. “Sampai malam ini kami belum juga mendapat kabar dari pihak PSSI ataupun BLI, apakah kami boleh menonton final atau tidak,” kata Anton.Untuk itu baik KAMPAK FC dan Sriwijaya Mania Sumsel akan melakukan langkah antisipasi, jika ternyata final besok memang benar-benar digelar tanpa penonton, mereka akan menggelar acara nonton bareng bersama. “Kami coba menghubungi Helmi Yahya atau Tantowi Yahya sesama wong kito agar mau menggelar acara nonton final besok,” kata Syahrizal, Sekjen Sriwijaya Mania Sumsel

 

Entri Blog Pemain PSMS dan Sriwijaya Kecewa Final Diundur Feb 11, ’08 11:51 AM
untuk semuanya
Jakarta—pengunduran jadwal final Liga Indonesia 2007, dari tanggal 9 Februari, di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, diubah menjadi 10 Februari, di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung, agaknya membuat kecewa pemain PSMS Medan dan Sriwijaya FC, dua kontestan yang akan bertempur di final.Hal itu terlontar dari ungkapkan Kapten Tim PSMS Medan, Legimin. Ia mengatakan, pengunduran jadwal final membuat konsentrasi ia dan rekan-rekannya sedikit terganggu. “Jujur saja kami kecewa dengan pengunduran jadwal ini, tapi mau apalagi kalau keputusan PSSI begitu,” kata Legimin, kepada antvsports.com.Pernyataan hamper sama juga dituturkan Wijay, salah seorang punggawa Sriwijaya FC. Menurutnya pengunduran jadwal dan tempat bertanding yang lumayan jauh dari tempat mereka menginap, akan membuat ia dan teman-temannya mengalami sedikit kelelahan. “Diundur atau tidak diundur sebagai pemain kami harus tetap siap bertanding, walaupun kecewa dengan pengunduran final ini,” kata Wijay.

 

Entri Blog Final Liga Indonesia Pindah ke Bandung Feb 11, ’08 11:49 AM
untuk semuanya
Jadwal final Liga Indonesia 2007, antara PSMS versus Sriwijaya yang seyogyanya akan digelar pada Sabtu (9/2) di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta , terpaksa diundur menjadi Minggu, (10/2) di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung.Menurut Seketaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Nugraha Besoes, kepada Retno Lestari dari antvsports.com, kepindahan stadion dan pengunduran jadwal final Liga Indonesia ke XIII ini dilakukan karena aparat keamanan tidak memberikan jaminan keamanan.“Setelah pihak PSSI, BLI dan Mabes Polri melakukan koordinasi mengenai keamanan. Akhirnya final liga Indonesia kami undur menjadi tanggal (10/2) di Stadion Jalak Harupat, Bandung. Sebab, Polda Metro Jaya tidak memberikan jaminan keamanan bila pertandingan tetap berlangsung di Senayan,” kata Nugraha Besoes, Sekjen PSSI, kepada antvsports.com.

Sementara itu soal akomodasi klub akibat kepindahan tersebut, menurut Djoko Driyono, Direktur Kompetisi BLI, keseluruhan biayanya akan ditanggung BLI. “Untuk menghindari hal seperti ini terjadi lagi, musim depan kompetisi tidak akan menggunakan sistem 4 Besar dan 8 Besar, tetapi akan diberlakukan sistem perolehan poin tertinggi,” kata Djoko Driyono.

 

Entri Blog PSSI Turut Berbelasungkawa dan Memberikan Uang Santunan Feb 11, ’08 11:47 AM
untuk semuanya
PSSI Turut Berbelasungkawa dan Memberikan Uang Santunan

PSSI menyampaikan rasa berbelasungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah seorang suporter klub Persija Fathul Mulyadin yang tewas pada insiden semifinal Liga Indonesia hari Rabu (06/02) lalu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta. Fathul Mulyadin adalah pendukung Persija yang cukup aktif dan terdaftar di Korwil Ragunan. Selain itu, PSSI juga memberikan santunan kepada keluarga korban sebesar Rp 10 juta.“PSSI menyatakan rasa belasungkawa atas meninggalnya suporter Persija Fathul Mulyadin pada insiden semi final Liga Indonesia lalu. PSSI juga memberikan santunan sebesar Rp 10 juta kepada keluarga korban,” tutur Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes dalam jumpa pers siang ini (08/02) di Sekretariat PSSI, Senayan.

Lebih jauh, Nugraha juga menyampaikan bahwa PSSI akan melakukan pembinaan terhadap penonton sepakbola. Namun pembinaan itu tidak bersifat langsung (direct) karena PSSI tak punya hubungan langsung dengan fans klub. Sebagai regulator dan fasilitator, PSSI hanya bisa melakukan pembinaan lewat penegakan peraturan oleh Komisi Disiplin PSSI.

“Tapi, PSSI tak bisa langsung bersentuhan dengan fans klub. Itu berlaku di dunia sepakbola mana pun di dunia. Justru antara fans dan klub ada benang merah yang saling menghubungkan. Jadi, jangan sampai klub selalu menjadi korban atas perilaku fansnya,” ujar Nugraha.

Nugraha menjelaskan, ada empat kategori penonton Indonesia. Pertama, penonton perorangan. Kedua, penonton yang tergolong kelompok kecil. Ketiga, penonton yang terorganisir (fans club). Dan terakhir, penonton hasil pengerahan massa.

”Yang terakhir ini yang biasanya tidak dapat kita jangkau. Mereka adalah penonton dalam jumlah banyak yang tidak terorganisir. Bahkan dalam Pasal 89 UU No 3 tahun 2005 Tentang Sistem Keolahragaan Nasional dijelaskan, kalau tidak salah berbunyi apabila ada penonton yang melakukan kerusuhan akan dikenakan hukuman 2 tahun dan denda Rp 1 miliar,” tambah Nugraha.

Menurut Nugraha, perlunya pembinaan terhadap penonton ini karena penonton adalah bagian yang penting dari sepakbola. ”Penonton adalah salah satu dari 11 elemen Vision Asia yang juga merupakan Vision Indonesia. Sebenarnya pada saat Piala Asia kita telah mencoba untuk melakukan tertib penonton dan boleh dibilang cukup berhasil,” papar Nugraha.

”Semua pelanggaran tersebut memberikan dampak berlapis untuk kita, maka perlu sekali kita melakukan pembinaan terhadap para suporter ini. Seperti yang dilakukan Dji Sam Soe melalui Jambore Suporter yang beberapa kali saya juga turut serta.” terang Nugraha.

Soal Ancaman Menpora

Terkait ancaman Menegpora untuk menghentikan kompetisi jika kerusuhan tetap mewarnai kompetisi sepakbola nasional, Nugraha menjelaskan bahwa pernyataan seperti itu wajar dan bentuk tanggungjawab moral pemerintah. Namun menurut Nugraha, menghentikan kompetisi bukanlah solusi dalam pembinaan sepakbola di mana pun, kecuali penundaan sementara. Sebab, sepakbola adalah olahraga rakyat dan industri yang menghidupkan jutaan orang.

”Efeknya sangat besar kalau menghentikan kompetisi. Masyarakat luas justru yang dirugikan sebab multi effect-nya sangat besar,” ujar Nughara.

Dalam pandangan Nugraha, budaya kekerasan sudah merasuki semua sektor kehidupan. Sepakbola hanyalah sebuah titik dalam ke-Indonesiaan kita. Di mana-mana kita lihat aksi kekerasan massa, demonstrasi dan tindakan anarkis gara-gara kalah dalam Pilkada, dan lain-lain.

”Ini refleksi mendalam untuk Bangsa kita, bagaimana bisa keluar dari budaya kekerasan itu. Kami di PSSI juga terus berusaha keras untuk mengatasi tindakan anarkis penonton dan jatuhnya korban. Bagaimana pun sepakbola tetap harus jalan. Kita semua berkewajiban mencari solusi bagaimana mengatasi kekerasan dalam kehidupan Bangsa, termasuk dalam sepakbola,” papar Nugraha.

Dalam kaitan itu, Nugraha menghimbau agar semua suporter Indonesia untuk lebih tertib dan berbudaya. Dukungan positif mereka sangatlah penting bagi keberhasilan klub yang mereka dukung.

 

Entri Blog pengumuman Feb 11, ’08 11:42 AM
untuk semuanya
maaf web ini baru di buka kembali jadi kami mohon maaf atas isi yang masih kurang lengkap

 

Persekabpas vs Persiwa : Pembantaian Juru Kunci Atas Pimpinan Klasemen

Pada laga yang berlangsung di stadion Soedrasono, kesebelasan Persekabpas Pasuruan di lima belas menit pertama tampak mengalami ‘demam panggung’. Ini terutama terjadi di lini belakang yang sering salah komunikasi antar-pemainnya. Puncaknya terjadi di saat Persiwa Wamena mendapat tendangan bebas. Meski dari jarak yang cukup jauh, namun di saat bola ditendang melambung ke depan gawang, saat itulah tak terjadi komunikasi yang baik antara kipper Ronny Tri dan Pancho Rotunno, sehingga sundulan Rotunno malah merobek gawang Ronny Tri.Pada babak kedua, Persekabpas Pasuruan lebih berani keluar menyerang. Dengan kedudukan imbang 1-1, skuad Laskar Sakera lebih agresif melakukan tekanan yang akhirnya menghasilkan dua gol oleh Rodrigo Moriera dan Gede Sukadana.Sementara kesebelasan ‘Badai Pegunungan Tengah’ Persiwa Wamena, sebenarnya tampil tidak buruk. Namun setelah gol terjadi untuk keunggulan Persiwa, justru anak-anak asuhan pelatih Djoko Susilo mengendorkan tekanan, sehingga tuan rumah lebih leluasa menyerang. Di babak kedua tercatat banyak juga peluang yang didapat Persiwa. Namun begitu rapatnya pertahanan Persekabpas yang dikoordinir oleh Rotunno sehingga sulit untuk ditembus.

Persekabpas Pasuruan dapat memenangi laga ini karena mereka memiliki kekuatan di lini tengah. Kedua striker yang diturunkan yaitu Asep Dayat dan Andi Oddang tampil pantang menyerah, walau timnya tertinggal lebih dulu dengan satu gol. Kolektifitas tim di babak kedua nampak terjalin lebih rapi.

Jelas sekali bahwa Persiwa Wamena di babak kedua kalah di lini tengah, sehingga pasokan bola ke depan jarang sekali tercipta. Justru di babak kedua barisan pertahanan Persiwa sering sekali hilang konsentrasi.

Menurut saya, ada tiga pemain kunci yang perannya sangat besar dalam kemenangan Persekabpas kali ini. Edgar Rollon di tengah, sebagai play-maker pergerakannya cukup mobile untuk menguasai lini tengah. Sementara di depan ada Andi Oddang dan Asep Dayat, yang walaupun tidak mencetak gol, namun pergerakannya sangat berbahaya dan selalu membuka peluang untuk terciptanya gol.

Dalam penilaian saya, kepemimpinan wasit M. Agus dalam pertandingan ini tidak begitu tegas dalam mengambil keputusan. Banyak pelanggaran yang seharusnya diberikan kartu kuning, seperti melakukan tackling dengan dua kaki, namun wasit tidak memberikan hadiah kartu kuning.

 

Entri Blog Persik Permalukan Persib Nov 15, ’07 3:50 PM
untuk semuanya
Persik Permalukan Persib

Selasa sore, Persikmania dan masyarakat Kediri pada umumnya, mendapat suguhan hiburan yang sangat menarik dan membanggakan. Partai super big match yang sempat tertunda beberapa waktu antara Persik Kediri menghadapi Persib Bandung, berlangsung seru. Sejak kick off babak pertama dimulai, kedua tim langsung bermain cepat dengan tempo tinggi dan saling menyerang.Belum sepuluh menit pertandingan berlangsung, gawang Tema Mursadat sudah mendapatkan gempuran beruntun yang menghasilkan dua kali sepak pojok. Saling serang antar kedua tim berlangsung sangat ketat. Ini bisa terlihat dalam 3 menit, wasit Muhlis Ali Fathoni harus mengeluarkan 3 kartu kuning, masing-masing untuk Lorenzo Cabanas (Persib, menit ke-17), Aris Budi (Persik, menit ke-18) dan pemain belakang Persib Nova Arianto di menit ke-19.Pada menit ke 22 serangan Persik berbuah gol. Berawal dari umpan matang Danillo Fernando ke Budi Sudarsono langsung dimanfaatkan oleh Budi, dan dengan sekali tendangan kaki kirinya berhasil merobek gawang Tema Mursadat. 1-0 untuk Persik Kediri.

Setelah terjadinya gol pertama, para pemain Persik tampak sedikit menurunkan tempo permainan. Ini dimanfaatkan oleh Suwita Pata dan kawan-kawan untuk melakukan serangan balik. Dan di menit ke-35, dari sayap kanan Eka Ramdhani memberikan umpan matang ke depan gawang kepada Zaenal Arif. Namun sayang Zaenal sudah berdiri dalam posisi off-side.

Pemain Persib kembali mendapat kartu kuning saat Patricio Jimenez di menit ke-42 bersikukuh memprotes keputusan wasit yang memberikan sepak pojok kepada Persik. Tindakan Jimenez ini memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning untuknya.

Di injury time babak pertama, lagi-lagi gawang Tema Mursadat nyaris bobol. Dari sektor kiri Erol Iba menusuk jantung pertahanan Persib dan melesakkan tendangan keras ke gawang Tema. Sayang tendangannya melambung beberapa senti di atas gawang.

Meski sudah unggul 1-0, di babak kedua Persik langsung mengambil inisiatif menyerang dan menekan pertahanan Persib. Di menit ke-48, berawal dari umpan Danillo Fernando yang bermain cemerlang sore ini, Budi Sudarsono dari jarak cukup jauh melepaskan tendangan keras dan berhasil merobek gawang Cecep Supriyatna yang masuk menggantikan Tema Mursadat di babak kedua. 2-0 untuk Persik.

Usaha Persib untuk memperkecil kekalahan makin berat saat di menit ke-73, Nova Arianto diganjar kartu kuning kedua karena dengan sengaja menabrak laju Danillo yang tengah menggiring bola. Dan, Nova Arianto harus keluar meninggalkan lapangan.

Hasil 2-0 tidak berubah hingga wasit Muhlis Ali Fathoni meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Hasil ini membuat Persik menempati urutan teratas pada klasemen sementara wilayah barat, dengan nilai 49 dari 28 kali main. Sedangkan Persib berada di urutan ke 3.

Wilayah Timur

Dari Group 2 Wilayah Timur, pada partai derby Papua, tuan rumah Persiwa Wamena unggul 1-0 atas tamunya Persipura Jayapura. Gol tuan rumah dicetak oleh striker Mariano Oscar di menit ke-57. Sedangkan pada laga derby Kalimantan , Laskar Selicin Minyak Persiba Balikpapan unggul 3-1 atas Laskar Bukit Tursina PKT Bontang (Aries)

 

Entri Blog Klasemen Sementara Liga Djarum Indonesia 2007 wil.timur Nov 12, ’07 12:16 PM
untuk semuanya
Wilayah Timur
KLUB
M
W
D
L
P
Persiwa
27
15
4
8
49
Persipura
27
14
7
6
49
Deltras
29
14
7
8
49
Persiter
28
14
6
9
45
Persijap
28
13
6
9
45
Arema
26
12
9
5
45
Persmin
28
12
8
8
44
PSM
26
12
4
10
40
Persibom
28
11
7
10
40
Persis
28
11
5
12
38
Persiba
27
10
7
10
37
Persma
28
9
10
9
37
Pupuk Kaltim
26
9
7
10
34
Persebaya
26
9
2
15
29
PSIM
29
7
7
15
28
Perseman
26
6
6
14
24
Persegi
27
5
9
13
24
Persekabpas
26
5
7
14

 

Entri Blog Klasemen Sementara Liga Djarum Indonesia 2007 wil.Barat Nov 12, ’07 12:09 PM
untuk semuanya
                        Wilayah Barat 
KLUB
M
W
D
L
P
Sriwijaya FC
26
14
6
6
48
Persija
27
14
5
8
47
Persib
27
13
8
6
47
Persik
27
14
4
9
46
PSMS
26
13
5
8
44
Persita
28
12
8
8
44
Persela
28
12
7
9
43
Persema
27
12
5
10
41
Pelita Jaya
27
11
7
9
40
Persitara
26
11
6
9
39
PSDS
28
11
6
11
39
PSIS
28
10
8
10
38
PSS
28
9
9
10
36
Persikabo
27
8
10
9
34
Semen Padang
29
6
6
17
24
Persikota
27
5
9
13
24
Persiraja
28
6
5
17
23
PSSB
27
4
6
16
18

 

Entri Blog Enam Punggawa Persita Menderita Sakit Nov 12, ’07 11:38 AM
untuk semuanya
Enam Punggawa Persita Menderita Sakit

Sedikitinya enam pemain Persita Tangerang mengalami sakit, mereka adalah I Putu Gede yang terkena demam, kiper Hendra Pandenuwu yang menderita hypertensi, Basri Badussalam yang sakit mag, Siankam Ernest yang terkena hamstring, Bobby yang sedang dalam pemulihan operasi, serta Stephen Mennoh yang terkena tipus.Hal itu diungkapkan Satim Sopyan, Seketaris Tim Persita Tangerang. Ia mengatakan enam pemain mengalami sakit. “Sampai saat ini enam pemain dalam kondisi tidak sehat, tapi mereka semua sudah dalam penanganan dokter,” kata satim Sopyan, kepada antvsports.Sementara itu, menurut analisis dokter tim Persita dr. Nandi Supardiman, sakit yang dialami beberapa pemain tersebut lebih diakibatkan kurangnya kedisiplinan pemain dalam menjaga kondisi tubuh. Selain karena faktor cuaca yang kurang mendukung. “Sebenarnya kami juga sudah sering mengingatkan, hanya saja pemainnya sendiri yang memang tidak bisa menjaga diri selama latihan ini,” ungkap dr Nandi Supardiman, Dokter tim Persita.

Dengan tidak fitnya sejumlah pemain tersebut, maka jelas akan menghambat persiapan tim berjuluk Pendekar Cisadane ini, apalagi mereka akan melakukan serangkaian ujicoba yakni menjajal Liberia Selection, pada tanggal 13 November, dan melawan tim lokal Lokomotif FC, pada tanggal 17 November.

Walau begitu, tim kepelatihan Persita tidak mau ambil pusing dengan kondisi timnya yang tidak dalam top performance. “Kalau memang tidak bisa bermain buat apa dipaksakan, karena sakit seperti itukan tidak bisa pulih dalam waktu cepat. Seharusnya mereka lebih bisa untuk menjaga kondisi, karena kita sedang dalam persiapan serius,” jelas Elli Idris, Asisten Pelatih Persita.

 

Partai Terakhir Babak 16 Besar Copa Dji Sam Soe Persija vs PSM “Duel Berlangsung 13 dan 25 November” 

JAKARTA, 31 Oktober 2007 — Persija Jakarta Pusat dan PSM Makassar tercatat sebagai tim terakhir yang akan merebut tiket babak 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007. Duel tersebut menjadi titik kulminasi pertarungan menuju babak perempat final.Pasalnya, duel tersebut mempertemukan dua tim terbaik dengan sederet prestasi. Baik Persija Jakarta Pusat maupun PSM Makassar dipenuhi pemain berkualitas. Salah satu di antaranya difavoritkan merengkuh gelar Copa Dji Sam Soe Indonesia. Apalagi, performa mereka terbilang konsisten.

Menariknya, big match tersebut beberapa kali mengalami penundaan. Terakhir, Persija Jakarta Pusat dijadwalkan menjamu PSM Makassar pada leg pertama Babak 16 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia di Stadion Lebak Bulus, Minggu (28/10). Namun, pertandingan itu kembali diundur karena bersamaan dengan penyelenggaraan kualifikasi Piala Asia U-16.

“Kami tidak bisa menggelar pertandingan di Lebak Bulus karena AFC menetapkan stadion itu sudah harus steril mulai 24 Oktober hingga 5 November untuk digunakan sebagai tempat kualifikasi Piala Asia U-16,” kata Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Joko Driyono, Rabu (31/10).

Pertandingan itu akhirnya ditetapkan pada Selasa (13/11) dan digelar di Stadion Lebak Bulus mulai pukul 18:30 WIB. Sementara leg kedua akan digelar pada Minggu, 25 November 2007, mulai pukul 18.30 WIB, di Stadion Mattoangin Makassar. “Ini sudah jadwal pasti dan tidak akan diundur lagi,” lanjut Joko. BLI sesungguhnya sempat menawarkan agar pertandingan tersebut digelar di tempat lain pada 28 Oktober lalu.

Namun, tawaran itu ditolak Persija Jakarta Pusat. Menurut sang manajer Barry Sihotang, biaya yang dikeluarkan akan membengkak bila timnya menggelar pertandingan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

“Harga sewa stadion cukup tinggi. Pengeluaran kami bakal membengkak. Karena itu, kami memilih pertandingan digelar pada 13 November. Jadwal itu sudah tidak berubah lagi,” jawabnya. Sedangkan drawing 8 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia akan digelar pada Rabu (14/11) di Jakarta. “Jadwal drawing tidak berubah. Tidak ada masalah bila pertandingan Persija Jakarta Pusat melawan PSM Makassar belum selesai,” ujar Joko.

 

 

PELITA PURWAKARTA VS PERSIK KEDIRI Macan Putih Tebar Ancaman

Target meraih angka penuh agaknya sudah menjadi harga mati bagi tuan rumah Pelita Purwakarta saat menghadapi Persik Kediri, Kamis (1/11) di Stadion Punawarman. Maklum selain bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Pelita juga tengah berambisi ke superliga.Tak heran saat menghadapi Persik Kediri, pelatih Fandi Ahmad mengatakan akan mewaspadai pergerakan Christian Gonzalez dan mematikan langkah Ronald Fagundez, agar tak bisa menyuplai bola ke lini depan. “Siapa saja pemain Persik yang membawa bola akan kami jaga pergerakkannya,” kata Fandi Ahmad.Namun, sayang satu pemain asingnya akan absen saat mereka menghadapi tim berjuluk Macan Putih tersebut. “Christiano Lopez terakumulasi kartu sehingga dia tak bisa turun,” kata pelatih asal Malaysia itu. “Namun saya telah mencari penggantinya dan siap diturunkan,” tambahnya lagi.

Sementara itu pelatih Persik Kediri mengatakan, akan mewaspadai motivasi para pemain muda Pelita Purwakarta. “Bagi kami, motivasi pemain muda akan berbahaya,” kata Daniel Roekito kepada antv sports. “ Meski begitu saya sudah instruksikan para pemain untuk menjaga sejumlah pemain Pelita,” tambahnya lagi.

Mengenai target, mantan pelatih PSIS Semarang itu tak mau muluk-muluk. Baginya cukup membawa satu poin ke Kediri saja sudah cukup. “Yang penting kami pulang membawa poin, untuk itu kami akan tampil habis-habisan,” ancam pelatih yang gemar memakai topi itu lagi.

 

Halaman:12
Jul

28

piala dunia FIFA
Posted by vyqiu9

Tim nasional sepak bola Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Indonesia
Lambang asosiasi
Julukan Timnas (oleh rakyat Indonesia)
Merah Putih
Garuda
Garuda Merah Putih
Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)
Konfederasi AFC (Asia)
Pelatih Bendera Belanda Wim Rijsbergen
Asisten Pelatih Bendera Indonesia Rahmad Darmawan
Bendera Indonesia Aji Santoso
Bendera Indonesia Widodo Cahyono Putro
Kapten Firman Utina
Bambang Pamungkas
Penampilan terbanyak Bambang Pamungkas (76)
Pencetak gol terbanyak Bambang Pamungkas (39)
Stadion kandang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
Kode FIFA IDN
Peringkat FIFA 132 (29 Juni 2011)
Peringkat FIFA tertinggi 76 (September 1998)
Peringkat FIFA terendah 153 (Desember 1995, Desember 2006 dan Juli 2008)
Peringkat Elo 131
Peringkat Elo tertinggi 35 (November 1969)
Peringkat Elo terendah 155 (4 Desember 1995)
Kostum kandang
Kostum tandang
Pertandingan internasional pertama
Flag of the Netherlands.svg Hindia Belanda 1–0 Singapura Flag of the British Straits Settlements (1874-1942).svg
(Batavia, Hindia Belanda; 28 Maret 1921)
Kemenangan terbesar
 Indonesia 13 – 1 Filipina 
(Jakarta, Indonesia; 23 Desember 2002)
Kekalahan terbesar
 Denmark 9 – 0 Indonesia 
(Kopenhagen, Denmark; 3 September 1974)
Piala Dunia
Penampilan 1 (pertama kali pada 1938)
Hasil terbaik Babak 1 (1938, sebagai Hindia-Belanda)
Piala Asia
Penampilan 4 (pertama kali pada 1996)
Hasil terbaik Babak 1 (1996, 2000, 2004, 2007)

Tim nasional sepak bola Indonesia pernah memiliki kebanggaan tersendiri, menjadi tim Asia pertama yang berpartisipasi di Piala Dunia FIFA pada tahun 1938. Saat itu mereka masih membawa nama Hindia Belanda dan kalah 6-0 dari Hongaria, yang hingga kini menjadi satu-satunya pertandingan mereka di turnamen final Piala Dunia. Ironisnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak dan memiliki masyarakat dengan minat yang sangat tinggi terhadap olahraga sepak bola, menjadikan sepak bola olahraga terpopuler di Indonesia (selain bulu tangkis), namun Indonesia tidaklah termasuk jajaran tim-tim kuat di Konfederasi Sepak bola Asia.

Di kancah Asia Tenggara sekalipun, Indonesia belum pernah berhasil menjadi juara Piala AFF (dulu disebut Piala Tiger) dan hanya menjadi salah satu tim unggulan. Prestasi tertinggi Indonesia hanyalah tempat kedua di tahun 2000, 2002, dan 2004, dan 2010 (dan menjadikan Indonesia negara terbanyak peraih runner-up dari seluruh negara peserta Piala AFF). Di ajang SEA Games pun Indonesia jarang meraih medali emas, yang terakhir diraih tahun 1991.

Di kancah Piala Asia, Indonesia meraih kemenangan pertama pada tahun 2004 di China setelah menaklukkan Qatar 2-1. Yang kedua diraih ketika mengalahkan Bahrain dengan skor yang sama tahun 2007, saat menjadi tuan rumah turnamen bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Kostum

Kostum tim nasional Indonesia tidak hanya merah-putih sebab ada juga putih-putih, biru-putih, dan hijau-putih. Menurut Bob Hippy, yang ikut memperkuat timnas sejak tahun 1962 hingga 1974, kostum Indonesia dengan warna selain merah-putih itu muncul ketika PSSI mempersiapkan dua tim untuk Asian Games IV-1962, Jakarta.

Saat itu ada dua tim yang diasuh pelatih asal Yugoslavia, Toni Pogacnic, yakni PSSI Banteng dan PSSI Garuda. Yang Banteng, yang terdiri dari pemain senior saat itu, seperti M. Zaelan, Djamiat Dalhar, dan Tan Liong Houw, selain menggunakan kostum merah-putih juga punya kostum hijau-putih. Sedangkan tim Garuda, yang antara lain diperkuat Omo, Anjik Ali Nurdin, dan Ipong Silalahi juga dilengkapi kostum biru-putih. Tetapi, setelah terungkap kasus suap yang dikenal dengan “Skandal Senayan“, sebelum Asian Games IV-1962, pengurus PSSI hanya membuat satu timnas. Itu sebabnya, di Asian Games IV-1962, PSSI sama sekali tidak mampu berbuat apa-apa karena kemudian kedua tim itu dirombak. Selanjutnya digunakan tim campuran di Asian Games.

Mulyadi (Fan Tek Fong), asisten pelatih klub UMS, yang memperkuat timnas mulai tahun 1964 hingga 1972, menjelaskan bahwa setelah dari era Asian Games, sepanjang perjalanan timnas hingga tahun 1970-an, PSSI hanya mengenal kostum merah-putih dan putih-putih. Begitu juga ketika timnas melakukan perjalanan untuk bertanding di sejumlah negara di Eropa pada tahun 1965. Saat itu setiap kali bermain, tim nasional hanya menggunakan merah-putih dan putih-putih dengan gambar Garuda yang besar di bagian dada hingga ke perut. Seragam hijau-putih kembali digunakan saat mempersiapkan kesebelasan pra-Olimpiade 1976, dan kemudian digunakan pada arena SEA Games XI-1981 Manila. “Begitu juga ketika Indonesia bermain di Thailand, di mana saat itu Indonesia menjadi runner-up Kings Cup 1981,” kata Ronny Pattinasarani yang memperkuat PSSI tahun 1970-1985.

Di Piala Asia 2007 yang digelar mulai 8 Juli hingga Minggu 29 Juli, Nike juga telah mendesain kostum tim nasional Indonesia, tetapi kali ini bukan hijau-putih, melainkan putih-hijau. Tentu tetap dengan detail yang sama, seperti Garuda yang selalu bertengger di dada.

Dan pada kostum Timnas Indonesia terakhir yang dibuat Nike pada 2010 untuk Piala Suzuki AFF 2010, motif baru kembali diperkenalkan. Pada kostum ini, terdapat Burung Garuda besar yang membentang hampir di seluruh bagian depan kostum yang tidak berwarna tetapi memiliki garis-garis yang memiliki warna hitam cenderung abu-abu. Sementara pada kostum kedua yang berwarna Putih-Hijau, terdapat motif yang sama, tetapi garis-garis pada burung Garuda berwarna abu-abu muda.

[sunting] Sejarah Indonesia di Piala Dunia FIFA

Indonesia pada tahun 1938 (di masa penjajahan Belanda) sempat lolos dan ikut bertanding di Piala Dunia 1938. Waktu itu Tim Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari 2 negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepak bola Asia memang hampir tidak ada. Namun, Indonesia akhirnya lolos ke final Piala Dunia 1938 tanpa harus menyepak bola setelah Jepang mundur dari babak kualifikasi karena sedang berperang dengan Cina.

Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepak bola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936 milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia. Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) sebuah organisasi sepak bola orang-orang Belanda di Hindia Belandamenaruh hormat kepada Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) lantaran Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB)yang memakai bintang-bintang dari NIVBkalah dengan skor 2-1 lawan Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ)salah satu klub anggota PSSIdalam sebuah ajang kompetisi PSSI ke III pada 1933 di Surabaya.

NIVU yang semula memandang sebelah mata PSSI akhirnya mengajak bekerjasama. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement pada 15 Januari 1937. Pascapersetujuan perjanjian ini, berarti secara de facto dan de jure Belanda mengakui PSSI. Perjanjian itu juga menegaskan bahwa PSSI dan NIVU menjadi pucuk organisasi sepak bola di Hindia Belanda. Salah satu butir di dalam perjanjian itu juga berisi soal tim untuk dikirim ke Piala Dunia, dimana dilakukan pertandingan antara tim bentukan NIVU melawan tim bentukan PSSI sebelum diberangkatkan ke Piala Dunia (semacam seleksi tim). Tapi NIVU melanggar perjanjian dan memberangkatkan tim bentukannya. NIVU melakukan hal tersebut karena tak mau kehilangan muka, sebab PSSI pada masa itu memiliki tim yang kuat. Dalam pertandingan internasional, PSSI membuktikannya. Pada 7 Agustus 1937 tim yang beranggotakan, di antaranya Maladi, Djawad, Moestaram, Sardjan, berhasil menahan imbang 2-2 tim Nan Hwa dari Cina di Gelanggang Union, Semarang. Padahal Nan Hwa pernah menyikat kesebelasan Belanda dengan skor 4-0. Dari sini kedigdayaan tim PSSI mulai kesohor.

Atas tindakan sepihak dari NIVU ini, Soeratin, ketua PSSI yang juga aktivis gerakan nasionalisme Indonesia,sangat geram. Ia menolak memakai nama NIVU. Alasannnya, kalau NIVU diberikan hak, maka komposisi materi pemain akan dipenuhi orang-orang Belanda. Tapi FIFA mengakui NIVU sebagai perwakilan dari Hindia Belanda. Akhirnya PSSI membatalkan secara sepihak perjanjian Gentlemen’s Agreement saat Kongres di Solo pada 1938.

Maka sejarah mencatat mereka yang berangkat ke Piala Dunia Perancis 1938 mayoritas orang Belanda. Mereka yang terpilih untuk berlaga di Perancis, yaitu Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermadji, Anwar Sutan, dan Achmad Nawir (kapten). Mereka diasuh oleh pelatih sekaligus ketua NIVU, Johannes Mastenbroek. Mo Heng, Nawir, Soedarmadji adalah pemain-pemain pribumi yang berhasil memperkuat kesebelasan Hindia Belanda, tetapi bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland. [1]

Jul

28

 

 

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Polisi Diraja Brunei Darussalam dilangsungkan serangkaian kegiatan. Salah satu kegiatan yang melibatkan masyarakat Indonesia adalah Turnament Bola Voli. Seperti tahun-tahun sebelumnya turnamen bola voli ini diikuti oleh tim-tim bola voli terkuat yang berada di Brunei Darussalam.

 

Pada tahun ini kejuaraan diikuti oleh 10 tim bola voli putera dan 6 tim bola voli puteri. Tidak seperti tahun lalu, tahun ini ada sedikit perbedaan peraturan, dimana untuk tim yang diikuti oleh warga negara asing harus menyertakan orang local/pemain local sebanyak 2 orang. 1 orang bermain di lapangan dan satu orang cadangan.

 

Pertandingan yang menggunakan system setengah kompetisi atau saling bertemu  cukup merepotkan tim-tim voli masyarakat Indonesia. Kejuaraan tahun ini dari para pekerja Indonesia mengirimkan tiga tim bola voli putera  yaitu tim bola voli, Arbados Sehat dan tim bola voli Bhineka. Sedangkan tin bola voli puteri diwakili oleh tim Srikandi  yang dilatih oleh bapak Sofyan dari Tutong dan Tim Bhineka yang dipelopori oleh ibu Aas Prasojo.

 

 

Yogi dari tim Bola voli Sehat menerima Tropy juara I

 
 TIM Bola Voli Sehat

 

Nama sehat diambil dari merk minuman mineral yang beredar di Brunei Darussalam. Sehat di produksi oleh IBIC sebuah perusahaan join venture Indonesia – Brunei.

 

Dalam pertandinagn final yang berlangsung di stadium polisi Brunei Darussalam, semalam tim sehat berhasil mengalahkan tim polisi Diraja Brunei dengan skor 3-0. Set pertama tim voili masih bisa memberikan perlawanan bahkan sempat terjadi kejar-kejaran nilai. Namun pengalaman menang dan kecepatan variasi tim sehat tidak bisa diantisipasi tim polisi yang hanya mengandalkan kerasnya pukulan dan postur badan yang tinggi. Tim sehat menjadi juara berhasil mendapatkan piala bergilir dan uang sebesar B$500 atau Rp. 2.750.000. Sedangkan ti Arbados berhaasil menjadi juara ke tiga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yogi dan Pialanya

 

 

 
Seusai pertandingan, Suko kapten Tim sehat menyatakan, Kami Bangga atas kemenangan ini, klau tahun lalu kami berhasil merebut juara maka tahun ini kami susah payah mempertahankan gelar teresebut. Kemenangan ini merupakan kado ulang tahun Kemerdekaan RI ke-62 dari Kami tim Bola Voli Sehat, tambanya. Tak kalah bangga adalah Bapak Leo pimpinan perusahan IBIC yang memproduksi air mineral Sehat.  
     
Mutiara Nusantara vs Srikandi

 

Kedua tim ini sama-sam berasal dari Indonesia. Tim puteri Mutiara Nusantara adalah juara pertandingan bola voli puteri pada HUT RI ke-62 di KBRI Bandar Seri Begawan. Bapak Asep Prasojo dan Ibu Aas Prasojo merupakan manajer dan pelatih tim puteri ini. Meski sempat dikalahkan 3-0 dibabak sebelumnya, tim Mutiara Nusantara menunjukan ketangguhanya sebagai juara. Tim Mutiara akhirnya berhak menerima piala bergilir dan uang sebesar B$500 dari Polisi Diraja Brunei Darussalam.

 

Ini juga buat kado Perinagatn HUT RI Ke-62 dari para TKW ujar Ny. Aas. Cerah ceria wajah-wajah para pemain dari Mutiara Nasantara saat peneriman hadiah dari Polisi Diraja Brunei.

Ibu Aas dan Pialanya

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tim bola voli  Mutiara Nusantara

 
Sementara itu di tempat terpisah bapak Sofyan menyatakan, di final tadi malam tim Srikandi underpressure sama sporter dari tim Mutiara Nusantara. Meski begitu kami puas atas permainan dari tim Srikandi. Kami memang kalah tapi tidak telak, nilaipun sangat sedikit bedanya. Dewi fortuna belum berpihak.  
Foto-foto lain :    
 

Bapak Sofyan mewakili Tim Srikandi Menerima hadiah uang sebesar B$ 300,- Juara II

Bapak Yanto Mewakili Tim Mutiara Nusantara Menerima Hadiah Uang sebesar B$ 500,- juara I

 

 

 

 

Jul

28

Berbagi Infomasi Berbagi Ilmu

Blog ini
Di-link Dari Sini
Blog Sahabat – Sahabatku
Blog ini
Di-link Dari Sini
Blog Sahabat – Sahabatku

Sepakbola adalah olahraga yang paling populer di dunia. Olahraga yang dilakukan dengan menendang bola dari kaki ke kaki ini memiliki peraturan yang unik didalamnya. Dalam permainan sepakbola terjatuh dan menjatuhkan pemain adalah hal yang lumrah dengan tujuan menghentikan pergerakan pemain yang emmbahayakan pertahanan. Namun apa jadinya jika seorang pemain menjatuhkan dengan cara yang keras dan brutal?

Inspirasinya muncul pada Piala Dunia 1966. Pada perempat final antara tuan rumah Inggris lawan Argentina. Wasit yang memimpin pertandingan itu berasal dari Jerman, yakni Rudolf Kreitlein.Karena melakukan pelanggaran keras, kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun, Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun tak segera meninggalkan lapangan. Wasit Inggris yang ikut bertugas di pertandingan itu, Ken Aston, kemudian masuk ke lapangan. Dengan sedikit modal bahasa Spanyol, dia merayu Rattin untuk meninggalkan lapangan. Sebab, wasit yang memimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, memutuskan begitu. Karena hanya tahu bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan menjelaskan keputusannya kepada Rattin.

Ken Aston kemudian berpikir. Harus ada komunikasi universal yang bisa langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Sehingga, wasit tanpa harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.Suatu hari, dia berhenti di perempatan jalan. Melihat traffic light (lampu merah), dia kemudian mendapatkan ide. Kemudian dia mengusulkan agar wasit dibekali kartu kuning dan merah. Kartu kuning untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Sedangkan kartu merah untuk sanksi berat dan pemain yang melakukan pelanggaran berat itu harus keluar dari lapangan. Ide itu diterima FIFA.

Pada Piala Dunia 1970, kartu kuning dan merah untuk pertama kalinya digunakan. Ironisnya, sepanjang Piala Dunia 1970 tak satu pun pemain yang terkena kartu merah. Hanya kartu kuning yang sempat dilayangkan. Sehingga, kartu merah tak bisa “pamer diri” di Piala Dunia 1970. Meski ide itu datang dari wasit Inggris, namun negeri itu tak serta-merta menerapkannya di kompetisi mereka. Kartu merah dan kuning baru digunakan di kompetisi sepak bola Inggris pada 1976. Karena kemudian wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu dan diprotes banyak pemain, maka penggunaannya sempat dihentikan pada 1981 dan 1987.

Yang menarik, ide ini ternyata mengadopsi cabang olahraga hoki. Bahkan, di cabang ini menggunakan tiga warna kartu, seperti traffic light: hijau, kuning, dan merah. Hijau untuk peringatan, kuning untuk mengeluarkan pemain sementara waktu, dan merah untuk mengusir pemain secara permanen.

Sumber

0 komentar:

 

Poskan Komentar

 

Link ke posting ini

Buat sebuah Link

Jul

28

BOLA VOLI
Posted by vyqiu9

 

1.      Pengertian bola voli

Bola voli adalah olahraga yang dimainkan oleh dua tim dalam satu lapangan yang dipisahkan oleh sebuah net.terdapaat versi yang berbeda tentang jumlah pemain, jenis/ukuran lapangan, angka kemenangan yang digunakan, untuk keperluan tertentu. Namun pada hakikatnya permainan bola voli bermaksud menyebar luaskan kemahiran bermain kepada setiap orang yang meminatinya. Permainan bola voli cukup dikenal di Indonesia. Bola voli dimainkan oleh dua regu yang tiap regu terdiri dari enam pemain, tiap regu berusaha menempatkan bola di daerah lawan agar mendapatkan angka (point). Regu yang pertama mencapai angka 25 adalah regu yang menang.

Tujuan dari permainan adalah melewatkan bola diatas net agar dapat jatuh menyentuh lantai lapangan lawan dan untuk mrncegah usaha yang sama dari lawan. Setiap tim dapat memainkan tiga pantulan untuk mengembalikan bola (di luar perkenaan block).

Permaian bola voli diciptakan oleh Willam C. Morgan, seorang direktur pendidikan jasmani pada organisasi “Young Man Christian Assosiation (YMCA) pada tahun 1895, di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. Mula-mula permainan bola voli ini di kenal dengan nama “mintonette”, dimana permainannya hamper serupa dengan permainan badminton. Jumlah pemain tidak terbatas, sesuai dengan tujuan semula, yaitu untuk mengembangkan kesegaran jasmani para buruh di samping bersenam umum. Pada tahun 1896 nama permainan ini diubah menjadi bola voli oleh Alfred T. Halstead, yang setelah menyaksikan permainan ini, menganggap bahwa bola voli lebih sesuai menjadi nama permainan ini mengingat cirri permainan ini yang di mainkan dengan melambungkan bola sebelum bola tersebut menyentuh tanah (volleying). Dengan berkembangnya permainan ini, banayak terjadi perubahan. Sebagai contoh adalah pukiulan spike yang diperkenalkan oleh orang Piliphina. Bangsa jepang memasukkan olahraga ini kedalam arena olimpiade tahun 1964; hal ini memberikan andil yang besar tehadap cepatnya pertumbuhan bola voli dalam 30 tahun belakangan ini. Pada tahun 1892 YMCA berhasil mengadakan kejuaraan nasional bola voli di Negara Amerika Serikat. Pertandingan bola voli yang pertama tahun 1947 di polandia. Pada tahun 1948 IVBF (International Volley Ball Federation) didirikan dengan beranggotakan 15 negara dan berpusat di Paris.

Dalam Perang Dunia II permainan ini tersebar di seluruh dunia terutama di Eropa dan Asia. Setelah Perang Dunia II prestasi dan populeritas permainan bola voli di Amerika Serikat menurun, sedangkan di Negara lain terutama Eropa timur dan Asia berkembang sangat cepat dan massal. Indonesia mengenal permainan bola voli sejak tahun 1928, yaitu pada zaman penjajahan Belanda.

Permainan bola voli di Indonesia berkembang sangat pesat di eluruh lapisan masyarakat, sehingga muncul klub-klub di kota besar di seluruh Indonesia. Dengan dasar itulah, maka pada tanggal 22 januari 1945 PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) didirikan di Jakarta bersamaan dengan kejuaraan nasional yang pertama. Pertandingan bola voli masuk acara resmi dalam PON II di Jakarta dan POM I di Yogyakarta. Setelah tahun 1962 perkembangan bola voli seperti jamur tumbuh di musim hujan.

 

2.      Teknik Dasar Permainan Bola Voli

Teknik adalah cara melakukan atau melaksanakan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif. Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal.

Untuk dapat bermain bola voli yang baik pemain harus menguasai teknik dasar bermain bola voli. Adapun beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai pemain adalah passing bawah, passing atas, smash atau spike, servis, dan bendungan atau block.

Tujuan permainan bola voli adalah memperagakan teknik dan praktik memainkan bola di lapangan untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Teknik dasar memainkan bola voli yang harus ditingkatkan ketrampilannya adalah passing bawah, passing atas, smash atau spike, servis, dan bendungan atau block.

Sebelum berlatih, pemain diharapkan melakukan pemanasan selama 5-10 menit untuk meningkatkan detak jantung atau “untuk membuat darah mengalir”. Banyak aktifitas yang dapat dilakukan untuk pemanasan diantaranya adalah : berlari, lompat tali, membungkukkan badan, menyilangkan kaki, meloncat sepert hendak melakukan block atau smash, skipping. Adalah beberapa contoh pemanasan yang dapat mendukung fisik dalam permainan bola voli.

Juga sangat penting bagi pemain untuk melakukan peregangan selama 10-20 menit untuk meningkatkan kelenturan tubuh. Pemain harus melakukan peregangan pada bagian-bagian tubuh yang akan digunakan dalam latihan, sehingga pemain diharapkan tidak mengalami cedera saat bermain. Cara terbaik untuk meningkatkan kelenturan tubuh adalah dengan meregangkan otot dan menahannya selama 5-7 detik. Peregangan yang baik dapat ditandai, yaitu bila dapat merasakan otot meregang pada bagian tangan, punggung, leher, dan kaki. Ketika aktifitas bermain bola voli berakhir, pemain juga harus melakukan pendinginan selama 5 menit. Tindakan ini berguna untuk menurunkan detak jantung dan meregangkan otot yang telah banyak dipergunakan selama bermain. Pada pendinginan ini sebaiknya dibantu oleh teman karena perlu adanya peregangan otot yang maksimal, biasanya pelatih menyarankan untuk melakukan streaching pasif.

 

1.      Gerak Dasar Tanpa Bola

Gerak dasar ini merupakan landasan bagi pelaksanaan teknik dasar bola voli, selain itu bertujuan untuk meningkatkan kelincahan dan ketepatan dalam permainan bola voli. Adapun beberapa gerak dasar tanpa bola yang perlu dilakukan adalah :

a.       Gerak dasar bergerak maju

b.      Gerak dasar bergerak mundur

c.       Gerak dasar bergerak ke samping kiri atau kanan

d.      Gerak dasar meloncat

e.       Gerak dasar bergerak membungkuk

 

2.      Gerak Dasar Dengan Bola

Gerak dasar tanpa bola dan dengan bola, pada dasarnya merupakan satu kesatuan dalam satu rangkaian gerakan. Gerak dasar tanpa bola dilaksanakan sebagai persiapan untuk melakukan gerak dasar dengan bola. Gerak dasar dengan bola diharapkan dapat menunjang pengusaan teknik dasar dalam permainan bola voli. Gerak dasar dengan bola meliputi servis, passing, umpan (set- up), smash (spike) dan bendungan (block).

a.      Servis

Servis adalah tindakan memukul bola oleh seorang pemain belakang yang dilakukan dari daerah servis, langsung ke lapangan lawan.  Servis merupakan aksi untuk melakukan bola kedalam permainan, keberhasilan suatu servis tergantung pada kecepatan bola, ketepatan memukul bola, jalan dan perputaran bola, serta penempatan bola ketempat kosong kepada pemain ke garis belakang dan arah bola ke lapangan lawan. Servis adalah satu-satunya teknik yang digunakan untuk memulai pertandingan, pada suatu pertandingan pemain hanya akan mendapatkan angka bila pemain memegang servis (kecuali saat penentuan di set kelima). Karena itulah dalam suatu pertandingan sangat penting untuk melakukan servise dengan konsisten, yaitu paling tidak 90% dari servis dapat melewati net kedaerah lawan. Ada beberapa servis dalam olahraga bola voli, setiap pemain diharapkan harus menguasai 2 jenis servis dasar yaitu servis underhand (tangan bawah) dan servis overhand floater (mengambang). Prioritas utama dalam servis adalah konsistensi dalam menyeberangkan bola mendekati 100% setiap kali bermain. Semua pemain dapat melakukan servis underhand dengan mudah, setelah itu servis yang dipelajari adalah servis mengambang. Disebut mengambang karena bola yang dipukul bergerak ke kiri-ke kanan dan keatas- ke bawah pada saat bergerak melintasi net. Selain dua teknik dasar yang perlu dikuasai oleh pemain yaitu servis loncat (jump serve). Bila setiap pemain yang melakukan servis dalam suatu tim menguasai jenis-jenis servis yang berbeda, maka tim tersebut dapat memperoleh keuntungan secara trategis karena membuat lawan selalu berada dalam kebingungan.

Setelah pemain dapat melakukan dan menguasai teknik dasar servis dengan baik, maka pemain tersebut harus dapat menguasai berbagai macam arah bola pada waktu servis. Adapun macam-macam arah bola dalam servis adalah :

  • Top-spin

Top-spin adalah arah bola yang berputar kedepan. Arah bola ini sangat menguntungkan karena seakan-akan tidak sampai tetapi sampai ke lapangan lawan. Untuk top-spin perkenaan pada bagian atas bola.

  • Back-spin

Back-spin adalah arah bola yang berputar ke belakang. Arah bola ini  juga sangat menguntungkan, bola seakan-akan melambung tinggi keluar lapangan lawan tetapi ternyata tidak keluar. Untuk back-spin perkenaan pada bagian bawah bola.

  • Inside-spin

Inside-spin adalah rah bola yang berputar kedalam. Untuk inside-spin perkenaan pada bagian samping kanan bola.

  • Outside-spin

Outside-spin adalag arah bola yang berputar keluar. Untuk outside-spin perkenaan pada bagian kiri bola.

  • Float

Float adalah arah bola yang lurus kedepan tidak berputar dan kencang. Untuk memukul bola float perkenaan bola tepat pada tengah bola dengan kekuatan yang tinggi sehingga bola sulit diterima oleh lawan.

Jump servis

 

b.      Passing

Passing dalam permainan bola voli adalah suatu usaha atau upaya seorang pemain bola voli dengan cara menggunakan teknik tertentu yang tujuannya adalah untuk mengumpankan bola yang dimainkannya itu kepada teman seregu atau satu timnya untuk dimainkan di lapangannya sendiri.

Penerimaan servis berperan sangat penting dalam kesukesan satu tim. Untuk mengefisiensi dalam penerimaan servis adalah dengan passing. Passing harus dilakukan dengan baik jika dalam tim ingin memperoleh kemenangan, karena passing merupakan titik awal sebuah penyerangan. Bila bola yang di umpankan jelek, pengumpan akan mengalami kesulitan untuk menempatkan bola yang baik bagi para penyerang.

Bentuk-bentuk teknik passing terdiri dari passing bawah dan passing atas.

1.      Cara melakukan passing bawah (Underhand passing) yang baik adalah

  • Gerakan mengambil bola
  • Mengatur posisi atau kuda-kuda
  • Salah satu kaki maju kedepan
  • Perkenaan bola
  • Mengarahkan bola kearah sasaran.

 

Ketika melakukan umpan telapak tangan harus disatukan dengan ibu jari dalam posisi sejajar, kedua sikut diputar kearah dalam sehingga bagian lengan yang datar dan lembut menghadap keatas. Passing bawah merupakan teknik yang relatif mudah bila pemain bergerak mendekati bola terlebih dahulu. Adapun beberapa kesalahan dan perbaikan dalam melakukan passing bawah adalah sebagai berikut :

Kesalahan Perbaikan
1.   Lengan terlalu tinggi ketika menerima bola. Ayunan lengan berada di atas bahu

2.   Merendahkan tubuh dengan menekuk pinggang bukan lutut, sehingga bola yang diumpan terlalu redah dan terlalu kencang.

3.   Pemain tidak memindahkan berat badan kearah sasaran, seingga bola tidak bergerak kedepan.

4.   Lengan terpisah sebelum, pada saat, atau sesaat sesudah menerima bola, sehingga umpan menjadi salah.

5.   Bola mendarat di lengan daerah siku atau menyentuh tubuh anda1.         Biarkan bola bergerak sampai sejajar pinggang sebelum menerima. Cobalah untuk menghentikan gerak lengan dengan gerakan mendorong bola.

2.      Tekuk lutut, jaga punggung tetap lurus pada saat berada dibawah bola. Sentuh lantai dengan tangan agar dapat bertahan pada posisi rendah.

3.      Pastikan berat badan bertumpu pada kaki depan dan tubuh membungkuk kedepan.

4.      Tetap satukan lengan dengan menggenggam jari atau membungkus jari yang satu dengan jemari yang lain dengan ibu jari sejajar.

5.      Tahan lengan pada posisi sejajar paha dan terima bola jauh dari dada.

 

2.      Cara melakukan passing atas (overhead passing) yang baik adalah :

Posisi persiapan adalah merenggangkan kaki selebar bahu, menekuk lutut, tangan terangkat sekitar 6-8 inci didepan pelipis, dan ibu jari menghadap ke mata, bentuklah semacam jendela dengan ibu jari dan telunjuk sehingga jemari terpisah dua kali dari jarak ibu jari. Bahu harus sejajar dengan sasaran, ketika bola menyentuh tangan, tangan membentuk seperti bola dengan hanya dua persendian paling atas dari jari dan ibu jari yang benar-benar menyentuh bola. Pada saat bola menyentuh jemari luruskan tangan dan kaki, pindahkan berat badan kearah umpan yang dituju.

Adapun beberapa kesalahan dan perbaikan dalam melakukan passing atas adalah sebagai berikut :

Kesalahan Perbaikan
1.          Bola menyentuh telapak tangan dan tertahan.

2.          Bola bergerak keatas bukan meninggi kedepan.

3.          Mengalami kesulitan dalam mengarahkan bola kearah sasaran.

4.          Bola berputar terlalu keras.1.      Bukan jemari menyelubungi bola dan terima bola dengan buku-buku teratas dari jemari dan ibu jari.

2.      Pemain harus meluruskan kaki dan memindahkan berat badan kedepan kearah sasaran. Terima bola pada bagian belakang bawah, bukan pada dasar bola

3.      Posisi bahu harus sejajar menhadap kearah sasaran, kekuatan tenaga yang sama harus dikeluarkan dari kedua tangan saat mendorong bola.

4.      Pemain harus mendorong bola seketika itu juga, jangan memutar bola dengan kedua tangan.

 

c.       Spike

Smash adalah tindakan memukul bola kelapangan lawan, sehingga bola bergerak melewati atas jaring dan mengakibatkan pihak lawan sulit mengembalikannya. Smash yang efektif selama permainan berlangsung ialah dengan cara memukul bola dari atas net yang disebut spike.

Smash merupakan suatu teknik yang mempunyai gerakan yang kompleks yang terdiri dari :

1.      Langkah awalan

2.      Tolakan untuk meloncat

3.      Memukul bola saat melayang di udara

4.      Saat mendarat kembali setelah memukul bola

 

d.      Bendungan atau Block

Bendungan saat erat sekali dengan teknik bertahan yang dilakukan diatas net, keberhasilan bendungan dapat ditentukan oleh loncatan yang tinggi dan kemampuan menjangkau lengan pada bola yang sedang dipukul lawan. Bendungan dapat dilakukan oleh 1,2, atau 3 pemain tergantung pada kualitas pemain lawan. Bendungan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu bendungan aktif dan bendungan pasif. Bendungan aktif artinya pada saat melakukan bendungan tangan pemain digerakkan dengan kuat dan lengan dekat sekali dengan net. Sedangkan bendungan pasif adalah tangan pemain pada waktu melakukan bendungan dijulurkan keatas tanpa digerakkan.

 

Cara melakukan bendungan perorangan

 

Ada 4 tahap untuk melakukan bendungan terhadap serangan lawan, yaitu :

  1. Tahap pertama bergerak menuju arah bola
  2. Tahap kedua take-off atau melompat
  3. Tahap ketiga kontak dengan bola
  4. Tahap keempat mendarat.

Cara melakukan berdua

 

3.      Peraturan Permainan Bola Voli

 

a.      Lapangan permainan

  • Lapangan

Daerah permainan bola voli harus berbentuk segi empat dan simetris. Lapangan permainan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 18 X 9 m, dikelilingi oleh daerah bebas dengan minimal di semua sisi 3 m. daerah bebas permainan adalah ruang diatas daerah permainan yang bebas dari segala halangan. Daerah bebas permainan harus memiliki ketinggian minimal 7 m dari permukaan lapangan.

Permukaan lapangan permainan bola voli harus datar, horizontal, dan seragam. Tidak boleh sampai menimbulkan bahaya cidera bagi pemain. Tidak diperkenankan bermain di permukaan lapangan yang tidak rata atau licin. Untuk permainan indoor permukaan lapangan berwarna terang, sedangkan untuk outdoor diperkenankan kemiringan 5 mm per meter untuk keperluan drainase. Tidak diperkenankan membuat garis lapangan dari bahan baku padat yang keras.

  • Net

Tinggi net dipasang tegak lurus diatas garis tengah, dengan ketinggian 2, 43 m untuk putra dan 2, 24 m untuk putri. Ketinggian net diukur dari tengah lapangan permainan.

Lebar net 1 m dan pangjang 9,50-10 m (dengan pita samping 25-50 cm di setiap sisi), terbuat dari jalinan mata jala hitam 10 cm, berbentuk persegi. Pada puncak net terdapat pita horizontal selebar 7 cm, terbuat dari dua kain kanvas putuh yang terpasang memanjang sepanjang net. Setiap akhir pita terdapat sebuah lubang, melalui lubang itu dimasukkan tali untuk menarik pita ke tiang-tiang agar net tersebut tegang.

  • Antena

Sebuah antenna adalah tongkat yang lentur sepanjang 1,80 m dan bergaris tengah 10 cm terbuat dari fiber glass atau bahan yang sejenis. Sebuah antenna di pasang pada bagian luar dari setiap pita samping. Antenna diletakkan berlawanan pada sisi-sisi net. Tinggi antenna diatas net adalah 80 cm dan di beri garis-garis yang berwarna kontras sepanjang 10 cm. lebih baik berwarna merah dan putih.

  • Tiang

Sebagai penunjang net, tiang-tiang diletakkan dengan jarak 0, 50-1, 00 m di luar garis samping. Tinggi 2, 55 m dan sebaiknya dapat diatur naik turunnya. Tiang harus bulat dan licin, ditegakkan pada lantai tanpa bantuan kawat-kawat. Tiang harus tidak membahayakan atau ada perlengkapan yang merintangi

 

 

  • Bola

Standar ketentuan bola, bola harus bulat, terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna yang cerah atau kombinasi dari beberapa warna. Keliling bola 65-67 cm dan beratnya 260-280 gram. Tekanan di dalam bola harus 0, 30-0, 325 kg/cm²(4,26-4,61 psi) (294,3-318,82 hpa).

  • Tim/regu

Satu tim maksimal terdiri dari 12 pemain, satu coach, satu asisten coach, satu trainer dan satu dokter medis. Kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda dalam score-sheet. Hanya pemain yang terdaftar dalam score-sheet dan dapat memasuki lapangan untuk bermain dalam pertandingan. Pada saat coach (dan kapten tim) menandatangani score-sheet pemain yang terdaftar tidak dapt diganti. Setiap regu berhak untuk mendapatkan satu pemain khusus bertahan (defensive player) “Libero” antara 12 pemain yang terdaftar. Pemain libero harus terdaftar pada lembaran score-sheet, dan di belakang namanya terdapat huruf  “L”. nomornya juga harus tercatat pada daftar posisi pada setiap permulaan set.

 

b.      Perlengkapan pemain

1.      Perlengkapan pemain terdiri dari baju kaos, celana pendek dan sepatu olahraga

2.      Warna dan desain baju kaos, celana pendek harus seragam (kecuali libero) dan bersih untuk seluruh tim

3.      sepatu harus ringan dan elastis dengan bersol karet atau kulit tanpa tumit (hak)

4.      baju kaos pemain harus diberi nomor dari 1 sampai dengan 18.

  • Nomor harus ditempatkan pada baju kaos ditengah depan dan tengah belakang. Warna dan terangnya angka harus kontras dengan baju kaos
  • Tinggi nomor dada minimal 15 cm dan nomor punggung 20 cm. garis yang membentuk angka harus minimal 2 cm.
  • Pada baju kaos kapten tim di bagian dada harus terdapat garis berukuran 8 X 2 cm dibawah nomor dada.
  • Dilarang mengunakan seragam yang berwarna berbeda dengan anggota pemain yang lain (kecuali libero) dan tanpa nomor yang sesuai.

5.      Pemain dilarang memakai benda-benda yang dapat menyebabkan cidera atau memberikan keuntungan semu bagi pemain.

6.      pemain dapat memakai kaca mata atau lensa kontak atas resiko mereka sendiri.

 

c.       Hak dan tanggung jawab pemain

1.      Tanggung jawab pokok

  1. Pemain harus mengetahui peraturan permainan dan mematuhinya
  2. Pemain harus menerima keputusan-keputusan wasit dengan perilaku yang sportif tanpa membantah dan melawannya. Dalam hal yang meragukan, penjelasan dapat melalui kapten bermain dan hanya dialah yang berhak mengajukannya.
  3. Pemain harus memiliki rasa hormat dan sopan dengan semangat ”kejujuran dan kesatriaan”.(fair play), tidak hanya kepada wasit, tetapi juga terhadap petugas lainnya, regu lawan, regu sendiri dan penonton.
  4. Pemain dilarang melakukan kegiatan atau sikap yang bertujuan memepengarui keputusan wasit atau menutupi kesalahan dari regunya.
  5. Pemain dilarang melakukan kegiatan yang bertujuan untuk memperlambat permainan.
  6. Baik kapten regu maupun pelatih bertanggung jawab atas tingkah laku dan disiplin anggota regunya.

2.      Kapten

  1. Sebelum pertandingan, kapten tim menandatangani score-sheet dan mewakili timnya dalam undian.
  2. Selama pertandingan berlangsung dan pada saat di dalam lapangan, kapten tim adalah kapten dalam permainan. Pada saat kapten tim tidak berada di lapangan, coach atau kapten tim harus menunjuk salah satu pemain di dalam lapangan, tetapi bukan libero, untuk berfungsi sebagai kapten dalam permainan, pada saat bola keluar lapangan, hanya kapten tim yang mempunyai hak berbicara kepada wasit untuk :
  • Menanyakan keterangan mengenai penerapan atau interprestasi dari peraturan dan juga mewakili teman satu timnya untuk mengajukan pertanyaan dan memperjelas jika terjadi kesalah pahaman.
  • Mohon izin dalam pertandingan
  • Untuk mengajukan time-out dan pergantian pemain.
  1. Pada akhir pertandingan, kapten tim berterima kasih kepada para wasit dan menandatangani score-sheet untuk mengesahkan hasil pertandingan

3.      Coach

  1. Sebelum pertandingan, pelatih mendaftarkan atau memeriksa nama-nam dan nomor dari pemainnya dalam score-sheet, kemudian menandatanganinya
  2. selama pertandingan, pelatih mengatur timnya dari luar lapangan permainan, memilih pemainnya yang akan main pertama pergantian, dalam tugasnya dia berhubungan dengan wasit ke dua, sebelum dimulainya pertandingan di setiap set, memberikan daftar posisi yang telah diisi dan ditandatangani, kepada pencatat atau wasit ke dua. Duduk di bangku cadangan dekat dengan pencatat, tetapi dapat meninggalkan tempat itu serta mengajukan time-out dan pergantian pemain.

 

d.      Sistem pemberian angka

1.      Suatu tim memperoleh angka apabila :

  • Berhasil mendaratkan bola di lapangan permainan lawan.
  • Regu lawan membuat kesalahan.
  • Regu lawan menerima hukuman

2.      Untuk memenangkan pertandingan

  • Suatu pertandinagn dimenangkan oleh regu yang memenangkan tiga set
  • Suatu set dimenangkan oleh regu yang lebih dahulu meraih angka 25 dengan memimpin minimal dua angka atas lawannya. Dalam keadaan sama 24-24 permainan dilanjutkan sampai salah satu regu unggul dua angka ( 24-26, 5-27, 26-28 ) dan seterusnya tidak terbatas.
  • Bila kedudukan set sama 2-2 ( set penentuan ) dimainkan sampai angka 15 dengan minimal memimpin dua ngka atas lawannya. Dalam keadaan sama 14-14 permainan dilanjutkan sampai salah satu regu unggul dua angka ( 14-16, 15-17, 16-18 ) dan seterusnya tidak terbatas.

3.      Apabila suatu regu gagal dalam melakukan servis atau mengembalikan bola, atau melakukan kesalahan lainnya, mendapatkan konsekuensi sebagai berikut :

  • Jika regu yang servis memenangkan reli, memperoleh 1 angka dan seterusnya servis.
  • Jika regu lawan mendapat giliran untuk melakukan servis, memperoleh 1 angka dan berhak melakukan servis.

 

e.       Kesalahan dan ketidaklengkapan pemain

1.      Jika salah satu tim menolak untuk bermain setelah dilakukan panggilan maka tim tersebut dinyatakan salah dan kehilangan pertandingan dengan hasil 0-3 dan 0-25 untuk tiap set.

2.      satu tim tanpa suatu alasan yang dapat dipertanggung jawabkan tidak hadir didalam lapangan permainan pada waktu yang ditentukan, dinyatakan kalah dengan hasil 0-3 dan 0-25 untuk tiap set.

3.      satu tim yang dinyatakan tidak lengkap untuk set atau pertandingan itu, dinyatakan kalah dalam set atau pertandingan itu. Tim lawan mendapatkan angka atau angka dan set, yang diperlukan untuk memenangkan set atau pertandingan itu. Tim yang tidak lengkap tetap dengan angka dan set yang telah diperolehnya.

 

f.        Posisi dan rotasi pemain

1.      Posisi

Pada saat bola dipukul oleh pelaku servis setiap tim harus berada diposisinya didalam lapangan, sesuai urutan rotasi (kecuali pelaku servis). Apabila regu penerima servis memperoleh giliran servis maka para pemain haus berputar sau posisi seaah jarum jam (pemain posisi 2 ke posisi 1 untuk servis, pemain di posisi 1 bergeser ke posisi 6 dan seterusnya).

Tiga pemain ddekat net adalah pemain garis depan dan terdiri dari posisi 4 (kiri-depan), 3 (tengah-depan), dan 2 (kanan-depan). Sedang 3 pemain yang lain adalah pemain garis belakang yang terdiri dari posisi 5 (kiri-belakang), 6 (tengah-belakang), 1 (kanan- belakang).

2.      Kesalahan Posisi

a.       Satu tim inyatakan kesalahan posisi jika da pemain yang tidak berada pada posisi yang benar pada saat bola dipukul oleh pelaku servis.

b.      Jika pelaku servis melakukan kesalahan pada saat melakukan servis, maka dinyatakan kesalahannya terjadi sebelum kesalahan posisi lawan.

c.       Jika terjadi kesalahan servis setelah pukulan servis dilakukan maka yang dikenakan sangsi adalah kesalahan posisi, yang mengakibatkan tim itu akan dikenakan sangsi dengan kehilangan reli dan posisi pemain dikembalikan ke posisi sebenarnya.

3.      Rotasi

Urutan rotasi ditentukan oleh daftar posisi dan diperiksa dengan urutan servise dan posisi pemain selama set itu berlangsung. Jika regu penerima servis berhasil mendapatkan hak untuk servise pemainnya berputar satu posisi searah jarum jam.

4.      Kesalahan Rotasi

Kesalahan rotasi terjadi bila servis tidak dilakukan sesuai dengan urutan rotasi. Hal ini menyebabkan regu itu akan dikenakan sangsi kehilangan satu reli dan rotasi pemain dikembalikan ke rotasi sebenarnya.

 

g.      Pergantian Pemain

1.      Suatu pergantian dianggap sah, apabila mendapatkan izin dari wasit.

2.      Maksimal 6 kali pergantian pemain yang di ijinkan bagi setiap regu dalam satu set.

3.      Seorang pemain yang sedang dalam permainan dapat keluar (diganti), dan kembali masuk tetapi hanya 1 kali dalam satu set, dan harus menempai posisi pemain yang menggantikannya.

4.      Seorang pemain pengganti hanya boleh masuk mengganti satu kali dalam satu set, diposisi pemain yang keluar lapangan dan ia hanya dapat diganti oleh pemain yang sama.

5.      Pemain Libero sebagai pemain bertahan dan posisinya berada didaerah belakang dan tidak berhak melakukan pukulan serangan, servis, membendung bola.

6.      Pergantian pemain Librero tidak terhitung sebagai pergantian resmi seperti pemain lainnya, jumlahnya tidak terbatas tetapi harus ada suatu reli diantara kedua pemain.

7.      Pemain Libero dapat masuk atau keluar dari lapangan permainan hanya melalui antara daerah garis serang dan garis akhir didepan bangku cadangan, pada saat bola mati dan sebelum wasit meniup peluit tanda untuk servis (walaupun belum dimulainya set).

8.      Seorang pemain yang cedera dan tidak dapat melanjutkan permainan harus diganti secara sah, jika hal itu tidak memungkinkan maka regu itu berhak meminta pergantian istimewa, diluar ketentuan yang diatur dalam peraturan.

9.      Pemain yang dikeluarkan atau di diskualifikasikan harus diganti melalui pergantian yang sah. Jika hal itu tidak dimungkinkan, maka regu itu dinyatakan tidak lengkap

 

Jul

28

Misteri Badminton
Posted by vyqiu9


 

Tidak ada cabang olahraga yang memiliki banyak tanda tanya seperti bulutangkis. Sejarah awalnya, terutama dari mana cabang itu berasal, misalnya. Orang hanya mengenal nama badminton berasal dari nama sebuah rumah (kalau menurut ukuran Indonesia, sebuah istana) di kawasan Gloucestershire, sekitar 200 kilometer sebelah barat London, Inggris. Badminton House, demikian nama istana tersebut, menjadi saksi sejarah bagaimana olahraga ini mulai dikembangkan menuju bentuknya yang sekarang. Di bangunan tersebut, sang pemilik, Duke of Beaufort dan keluarganya pada abad ke-17 menjadi aktivis olahraga tersebut. Akan tetapi, Duke of Beaufort bukanlah penemu permainan itu. Badminton hanya menjadi nama karena dari situlah permainan ini mulai dikenal di kalangan atas dan kemudian menyebar. Badminton menjadi satu-satunya cabang olahraga yang namanya berasal dari nama tempat.

Yang kemudian menjadi tanda tanya adalah di Inggris ataukah di India mula-mula permainan seperti yang sekarang dilakukan? Bukti-bukti menunjukkan di Indialah mula-mula peraturan permainan olahraga ini ditulis. Ini terjadi tahun 1870-an.

Juga tanda tanya besar bagaimana nama permainan ini berubah dari battledore menjadi badminton. Nama asal permainan dua orang yang menepak bola ke depan (forehand) atau ke belakang (backhand) selama mungkin ini tadinya battledore. Asal mula permainan battledore dengan menggunakan shuttlecock (kok) sendiri juga misteri. Dulu orang menggunakan penepak dari kayu (bat). Dua orang menepak “burung” itu ke depan dan ke belakang selama mungkin. Permainan macam ini sudah dilakukan kanak-kanak dan orang dewasa lebih dari 2000 tahun lalu di India, Jepang, Siam (Thailand), Yunani dan Cina. Di kawasan terakhir ini dimainkan lebih banyak dengan dengan kaki. Di Inggris ditemukan ukiran kayu abad pertengahan yang memuat gambar anak-anak sedang menendang-nendang shuttlecock.

Pada abad ke-l6 permainan semacam itu terkenal diantara anak-anak. Pada abad berikutnya, permainan yang biasa disebut juga jeu de volant ini menjadi pengisi acara saat-saat luang di banyak negara Eropa. Kadang-kadang dimainkan oleh satu orang yang memukul-mukul atau menepak-nepak kok itu ke atas, dengan satu atau dua penepak kayu. Sebuah permainan lain yang hampir sama featherball (dengan bola dari kulit ayam yang lunak) dimainkan di Denmark, Jerman, Perancis, dan Swedia.

Permainan menggunakan kok memang mempunyai daya tarik tersendiri. Jika ditepak atau dipukul keatas maka begitu “jatuh” (menurun) kok akan melambat, memungkinkan orang mengejar dan menepaknya lagi ke atas. Yang menjadi tanda tanya, bagaimana bisa terbentuk kok seperti sekarang, ada kepala dengan salah satu ujung bulat dan di ujung lain yang datar tertancap belasan bulu sejenis unggas? Bahan-bahan untuk membuat kok memang sudah ada di alam. Bentuk kepala kok, yang bulat, sudah ada di sekitar kita, bisa ditemukan dalam buah-buahan atau batu. Pertanyaannya, bagaimana awalnya bulu-bulu itu bisa menancap ke kepala kok? Ada yang berpendapat, ketika orang sedang duduk di kursi dan di depannya meja tulis, dia melamun dan memikir sesuatu yang jauh. Tanpa disengaja dia mengambil tutup botol, yang terbuat dari gabus, dan kemudian menancap-nancapkan pena, yang ketika itu terbuat dari bulu unggas. Beberapa pena tertancapkan dan jadilah bentuk sederhana sebuah kok. Tentu ini tidak ada buktinya. Hanya kernudian memang terbentuk alat permainan seperti itu, yang sctiap kawasan berbeda bentuknya.

Apapun evolusi yang terjadi disekitar alat-alatnya, pada abad ke-19 permainan itu menyebar luas di kawasan pinggiran kota-kota Inggris. Rumah-rumah besar dengan ruangan-ruangan dan halaman luas menjadi tempat yang subur bagi permainan itu. Tidak terkecuali di Badminton House tadi. Keluarga Sommerset yang teiah tinggal di rumah itu sejak zaman Charles II kemudian mendapat anugerah gelar sebagai Duke of Beaufort. Di Badminton House itu kini masih ditemukan koleksi menarik peralatan permainan battledore dan shuftlecock-nya. Kok zaman itu dua kali lebih besar dan berat dibanding yang ada sekarang. Panjang “raket” atau battledore-nya sekitar setengah meter dengan kepala bulat. Tidak ada senar. Kayu penepak itu ditutup kertas kulit sehingga kalau seseorang memukul menimbulkan bunyi seperti orang memukul tambur. Begitulah bunyi yang terdengar jika di ruang depan (Front Hall) Badminton House sedang ada permainan battledore. Semua alat itu tersedia di istana ini dan orang yang akan main tinggal datang.

Pada tahun 1840-an dan 1850-an keluarga Duke of Beaufort Ke-7 paling sering menjadi penyelenggara permainan ini. Menurut Bernard Adams (The Badminton Story, BBC 1980) anak-anak Duke-tujuh laki-laki dan empat perempuan-inilah yang mulai memainkannya di Ruang Depan. Lama-lama mereka bosan permainan yang itu-itu saja. Mereka kemudian merentangkan tali antara pintu dan perapian dan bermain dengan menyeberangkan kok melewati tali itu. Itulah awal net. Akhir tahun 1850-an mulailah dikenal jenis baru permainan itu. Tahun 1860 itu ada seorang penjual mainan dari London-mungkin juga penyedia peralatan battledore – bernama Isaac Spratt, menulis Badminton Battledore-a new game. Tulisan di situ menggambarkan terjadi evolusi permainan itu di Badminton House.

Cerita-cerita di atas didapat dari keturunan Duke of Beaufort yang sekarang. Lain lagi dengan cerita Sir George Thomas, yang selama 70 tahun bergerak di bulutangkis, sebagai pemain dan organisator. Dia dengan jelas memberi waktu tahun 1863-68 sebagai perkiraan awal dari badminton. Ia mengatakan, pada suatu pesta hujan turun dan orang-orang berusaha mencari suatu kegembiraan baru dari permainan battledare yang biasanya. Salah seorang peserta pesta memiliki gagasan cermerlang. “Ia merentangkan tali melintas ruangan dan menyingkirkan semua mainan anak-anak dan badmiton, pada bentuknya yang paling awal, terwujud. Terbukti, hal itu sesuai dengan selera pesta itu dan kemudian menjadi hiburan yang biasa diselenggarakan di rumah itu … dan rumah itu betapapun dipercaya sebagai asal permainan itu” kata tokoh yang kemudian menyumbangkan piala untuk diperebutkan bagi kejuaraan beregu putra, Piala Thomas. Sir Thomas lebih menyebut seorang pengunjung pesta dibanding keluarga Duke. Betapapun, kemudian keluarga Duke-lah yang memperkenalkan permainan ini ke masyarakat.

Itu versi yang menyebut Inggrislah sebagai asal permainan itu. Versi lain menyebut India sebagai asal badminton. Tertulis dalam sebuah naskah tentang peraturan Lawn Tennis, Croquet, Racquets etc yang terbit tahun 1883. Di salah satu bagian yang terdiri dari 10 halaman, pengarang menyebut badminton sebagai ‘tenis lapangan yang dimainkan dengan shuttlecock dan bukan bola’. Dalam pembukaan dia menulis tentang sejarah singkat permainan itu dalam empat paragraph kecil badminton pertama kali dimainkan; saya percaya di India dan diperkenalkan ke Inggris oleh Duke of Beaufort pada musim panas tahun 1874′. Siapa yang menulis naskah itu tidak diketahui.

Encyclopedia Britannica edisi tahun 1911 menulis tentang badminton: “Permainan ini tampaknya muncul di Inggris sekitar tahun 1873, tetapi sebelum itu dimainkan di India, yang saat itu masih popular.” Nah, keterangan itu makin menambah tanda tanya tentang asal muasal badminton. Dari India atau Inggris?

Ada keterangan, perwira-perwira Inggris yang bertugas di India memainkan permainan yang sejenis dengan badminton, tetapi lebih superior, yang dikenal dengan nama Poona. Karena sangat menyukai permainan yang cepat itu, mereka membawa pulang ke Inggris, lengkap dengan peralatannya, terutama kok-nya. Lalu beberapa perwira ini diundang Duke of Beaufort untuk memainkannnya di Badminton House. Dari situ lalu dikenalkan kemasyarakat luas. Tentara Inggris tampaknya memang yang banyak bergaul dengan badminton ini. Ketika mereka kembali ke Inggris dan pensiun mereka tetap memainkannya di kawasan permukiman tempat mereka menghabiskan masa pensiun mereka, kebanyakan di daerah pantai seperti South Sea dan Bath. Bukti tentang ini pun tidak lengkap, sehingga tidak bisa dikatakan benar-benar terjadi. Tampaknya, baik para perwira atau pegawai Inggris yang ke India maupun keluarga Duke of Beaufort dan para tamunya yang sering berkunjung ke Badminton House mempunyai andil untuk pengembangan badminton ini.

Permainan itu sendiri berkembang pesat di India dan menjadi favorit untuk di luar gedung. Demikian terkenalnya sehingga hari Minggu pun orang lupa untuk pergi ke gereja demi main badminton, yang biasa disebut ‘Sunday badminton’. Badminton dimainkan di Madras, Bombay (kini Mumbay), dan Calcutta. Peraturan pertama dikenalkan di Poona pada tahun l873, meskipun permainan itu sendiri hanya berfungsi sebagai sarana pergaulan dan belum ada kompetisi. Mereka yang kembali ke Inggris kemudian lebih serius memainkan badminton. Merekalah – antara lain S. S. C. Dolby, J.H.E. Hart, Bagned Wild, dan G.W. Vidal – yang kemudian berangsur-angsur menyusun peraturan permainannya. Klub-klub pun muncul dan pada tahun 1893 mereka bersepakat membentuk Persatuan Badminton Inggris (Badminton Association of England) dalam suatu pertemuan di Southsea, Hampshire. Pada tahun 1898 diselenggarakan turnamen terbuka, khusus ganda, di Guilford. Inilah tahun pertama badminton memasuki era kompetisi. Setahun kemudian dilangsungkan kejuaraan All England. Pada yang pertama kejuaraan hanya berlangsung satu tanggal 4 April dengan mengambil tempat di London-Scottish Drill Hall di Buckingham Gate, London. Peraturan yang lengkap sendiri baru bisa disusun tahun 1901 . Di situ diatur antara lain tentang lapangan yang bentuknya seperti sekarang. Sebelum Perang Dunia I badminton memasuki masa emasnya. Majalah Badminton Gazette pun dibuat, tujuannya agar berita-berita badminton mendapat tempat yang lapang, tidak seperti sebelumnya yang hanya menjadi berita kecil di majalah tennis, The Field. Kejuaraan All England sendiri terus berlangsung dan hanya sempat terhenti tahun 1915-1919 karena terjadinya Perang Dunia I dan 1930- 1946 karena meletusnya Perang Dunia II.

Sebelum tahun 1900 badminton menyebar ke Irlandia dan Skotlandia pada tahun 1907 menyeberang ke jajahan Inggris yang jauh seperti Afrika Selatan, British Columbia (Kanada sekarang), dan bahkan Kepulauan Falklands (dikenal di sini dengan nama Kepulauan Malvinas) dan New York. Meski tahun 1908 berdiri klub di Hamburg, Jerman, tetapi perkem-bangan di daratan Eropa memang tidak menggembirakan. Pada tahun 1920-an badminton menyebar ke Eropa Utara, Amerika Utara, dan Asia. Tahun-tahun itulah badminton masuk Malaya (kini Malaysia dan Singapura). Juga tahun-tahun itulah badminton masuk Indonesia. Di Eropa, Denmark memberi warna tersendiri pada olahraga itu. Negeri ini menjadikan badminton sebagai olahraga musim dingin dan membuat fasilitas yang bagus dengan membuat lapangan di dalam gedung. Dalam sepuluh tahun, Denmark sudah menghasilkan juara All England. Yang menjadi pelopor di negeri itu adalah Hans dan Alksel Hansen. Keduanya berkeliling negeri itu mempopulerkan badminton dan bahkan kemudian ikut menyebarkan ke Norwegia dan Swedia.

Menyeberang Lautan Atlantik badminton hinggap di British Columbia tahun 1914 dan tahun 1920-an menyebar ke berbagai kota Kanada. Tahun 1921 Kanada mengadakan kejuaraan pertamanya. Badminton juga menyebar ke Amerika Serikat, dengan New York sebagai kota persinggahan pertama. Hollywood juga disinggahi, dan sempat dibuat film Good Badminton untuk mengembangkannya. Namun baru 1905 Badminton menarik banyak perhatian masyarakat. Tahun itu terselenggara Seri Dunia yang mempertemukan Jack Purcell dari Kanada dan Jess Willard dari AS. Sekitar 3000 penonton memadati gedung di Seattle ini, dengan Purcell menang 15-7, 15-6, 15-9 dalam pertandingan the best of five match. Penggemar pun makin banyak, tercatat di seluruh AS 20.000 pemain dan ini memungkinkan didirikannya pabrik kok sendiri. Tahun 1936 berdiri American Badminton Association. Kejuaraan pertama diselenggarakan tahun berikutnya.

Perkembangan badminton yang cepat menjadi olahraga dunia itu menuntut dibentuknya sebuah badan internasional. Pada bulan Juli 1934 dibentuk Federasi Bulutangkis Internasional (International Badminton Federation, IBF) dengan Inggris Raya (Inggris, Irlandia, Wales, dan Skotlandia), Denmark, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai negara pendiri.

Ke timur, perkembangan di India ternyata lebih lambat dibanding di Malaya. Negara jajahan Inggris ini membentuk Persatuan Badminton Malaya (Badminton Association of Malaya, kini Malaysia, BAM) tahun 1934. Perkembangan di Malaya cepat sekali. Pada tahun 1938 tercatat sekitar 25.000 pemain, hampir separuh jumlah di Inggri saat itu. Buku Badminton Malaysia, Sejarah dan Perjuangan yang ditulis Dr. A. Fadzin Che Wan (Ensimal(M)sdn Bhd 1993), menceriterakan badminton itu pada mulanya dimainkan di sekolah-sekolah misionaris yang terdapat di Pulau Pinang, Ipoh, Kuala Lumpur, Malaka, dan Singapura. Dicatat permainan itu masuk tahun 1809 di Pulau Pinang, dengan dimainkan oleh pegawai-pegawai East India Company (semacam VOC milik Inggris). Tahun 1885 para isteri pegawai memainkannya di Hotel E & O di Pulau Pinang ini. Tahun 1920-1923 Sir George Thomas melawat ke Pulau Pinang dan mendapatkan permainan itu sudah digemari masyarakat di situ. Tahun 1925 berdirilah Persatuan Badminton Pulau Pinang.

Badminton pun dengan cepat menyebar ke berbagai penjuru negara itu. Tahun 1930-an permainan itu makin terkenal dengan kepulangan pelajar-pelajar yang menuntut ilmu di Inggris. Tahun 1937 mereka sudah mengadakan Kejuaraan Terbuka Malaya dan tahun itu juga mereka bergabung dengan IBF. Ketika kejuaraan beregu Piala Thomas pertama kali diselenggarakan tahun 1948 Malayalah yang pertama merebutnya. Pemain Malaya yang pertama menjadi juara di All England adalah Wong Peng Soon pada tahun 1950.

Piala Thomas sendiri adalah sumbangan Sir George Thomas pada tahun 1939 setelah IBF menyepakati adanya sebuah kompetisi beregu putra. Sayangnya Perang Dunia II menghalangi pelaksanaan kejuaraan itu dan baru bisa berlangsung tahun 1948. Pada final di Queen’s Hall di Preston tiga peserta bertarung: Denmark yang juara zona Eropa (menundukkan Inggris 8-1), Amerika Serikat yang juara zona Amerika (mengalahkan Kanada 8-1). Dan Malaya yang langsung ke final mewakili zona Pasifik mengalahkan AS 6-3 dan bertemu Denmark di final. Malaya menang 8-1. Mulailah dominasi Asia di cabang olahraga ini. Dalam sejarahnya yang sudah 22 kali dilangsungkan, tak sekali pun negara di luar Asia yang merebut Piala Thomas. Indonesia menjadi perebut terbanyak yaitu 13 kali diikuti Malaya/Malaysia lima kali dan Cina empat kali.

Ini berbeda dengan yang terjadi di kejuaraan beregu putri Piala Uber. Pada kompetisi untuk berebut piala dari Betty Uber yang mulai dilaksanakan tahun 1956 ini, Amerika Serikat menjadi juara tiga kali-tiga kali pertama kejuaraan itu. Selebihnya, 16 kali, negara-negara Asialah yang meraihnya. Cina paling banyak dengan tujuh kali, Jepang lima kali, dan Indonesia tiga kali.

Dalam percaturan di luar arena perlandingan, badan dunia bulutangkis sempat terpecah menjadi dua, IBF dan World Badminton Federation (WBF). Ini terjadi pada saat memuncaknya perang dingin antara Blok Barat dan Blok Timur. Dalam pertarungan organisasi bulutangkis dunia, Blok Timur yang dipelopori Republik Rakyat Cina (RRC), membentuk WBF sebagai saingan IBF. Indonesia, meski beradadi kawasan Timur lebih condong ke Blok Barat meski tidak memutuskan hubungan dengan BlokTimur. Indonesia bahkan aktif dalam usaha mempersatukan kembali kedua organisasi itu. Tahun 1981 disepakati WBF melebur menjadi satu dengan IBF.

Persatuan inilah yang memungkinkan bulutangkis maju ketingkat yang lebih tinggi : Olimpiade. Meski sempat menjadi olahraga eksibisi di olimpiade Muenchen tahun 1972 (Indonesia antara lain diwakili Rudy Hartono), tetapi baru tahun 1992 dijadikan cabang resmi Olimpiade. Hasilnya: Di Olimpiade Barcelona itu Indonesia mengantongi dua medali olimpiade. Inilah emas pertama Indonesia di arena akbar olahraga sejak keikutsertaan di Olimpiade Helsinki tahun 1948.

Arena pertandingan tingkat dunia lain perlu mendapat catatan tersendiri. Kejuaraan beregu campuran (putra-putri) yang mulai diselenggarakan tahun 1989 memakai nama Bapak Bulutangkis Indonesia, Sudirman. Ketika pertama kali dipertandingkan di Jakarta tahun 1989 itu, Indonesialah yang merebutnya. Sesudah itu Cina empat kali membawanya pulang dan Korea tiga kali.

Untuk kejuaraan perseorangan, kejuaraan dunia IBF menyelenggarakan pertama kali tahun 1977 dengan tuan rumah Swedia. Pada kejuaraan di Malmoe ini Indonesia hanya merebut satu gelar yaitu ganda putra. Baru pada tahun 10980 ketika kejuaraan berlangsung di Jakarta, Indonesia membuat catatan tersendiri: merebut seluruh lima nomor yang dipertandingkan. Pada kejuaraan dunia tidak resmi All England, Indonesia juga mencatatkan salah seorang pemainnya sebagai pemegang rekor, Rudy Hartono merebut gelar delapan kali, dengan tujuh kali berturut-turut pada tahun 1968 sampai 1976. Ia gagal mencetak delapan kali berturut-turut tahun 1975 karena di final kalah dari SvenPri dari Denmark.

Kini bulutangkis telah menjadi olahraga dunia. Mutu permainanpun makin tinggi. Orang tidak bisa main-main lagi jika ingin menjadi tingkat tertinggi. Asia memang tetap mendominasi, tetapi Eropa, melalui Denmark terutama mulai memiliki pola permainan yang tidak jauh berbeda dengan Asia. Asiapun harus waspada.

April 2014
M T W T F S S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Copyright © 2014 my style - Just another Student Blogs UMM site
Powered by WordPress using a Free Biolery Wordpress Theme. Subscribe to our RSS
Biofuel, Wood Pellets, Wood Pellet Stoves